"ARA Terbentuk" Sikapi Pasca Bencana Relawan Aceh Tengah Bentuk Aliansi
Dokumentasi CSO Relawan Aceh Tengah
AcehNews.co id - SigapNews.co id | ACEH TENGAH : Relawan Peduli Negeri (RPN) yang di prakarsai secara spontan ini digagas oleh Yunadi Harun Rasyid dan Idrus Saputra untuk mengundang rekan-rekan relawan dalam memastikan kondisi penanganan pasca bencana Hidrometeorologi Fase pemulihan, rehabilisasi dan rekontruksi di Kabupaten Aceh Tengah.
Adapun agenda pertemuan yang di prakarsai RPN dan dihadiri puluhan CSO relawan ialah : menjalin silahturahmi dan kordinasi antara Relawan Posko, Diskusi dan Evaluasi serta hal-hal lain yang dianggap perlu terkait penanganan pasca bencana alam banjir bandang dan longsor di Aceh Tengah.
Kegiatan pertemuan diskusi Lembaga CSO Relawan Aceh Tengah ini dimulai pada pukul 20:20 Wib dini hari, berlangsung di Posko Relawan Peduli Negeri (RPN) Gedung Ruko Paya Ilang (samping Mabes Coffee) Kp. Blangkolak Dua Kec. Bebesen, Kab. Aceh Tengah, yang dihadiri puluhan relawan, Pada Sabtu (17/01/2026).
Tampak hadir di kegiatan pertemuan diskusi sebagai berikut :
Idrus Saputra dari RPN, Yunadi Harun Rasyid, Misriadi Bale,
Mirwandi Arisco, Satria Darmawan RPG, Muklis Bebesen, Mahlizar Safdi Posko Rakyat, Rahmat forum Galasantara, Afdal Zikri Relawan Save, Saparuda IB GMNI Peduli,
Muhamat Hamzah GMNI, Irham Relawan Kolaborasi, Say Indra Gunawan RMG, Muhamar Ismail, Jasa Purnama, Irham, Irwansyah, Mirwandi Arisco, Afdal Zikri, Helmi Tuah Miko dan puluhan anggota relawan dari berbagai forum lainnya.
Posko/CSO Relawan yang hadir
• Relawan Peduli Negeri (RPN)
•. Posko Kolaborasi
•. Posko Rakyat
•. Posko GMNI Peduli
•. Relawan Pemuda Gayo
•. Posko Galasantara
•. Posko Save Gayo
• Posko Relawan Media Gayo
Dalam diskusi Yunadi Harun Rasyid megawali pembicaraan mempertanyakan," apa kira-kira kedepannya bisa kita perbuat sebagai relawan ketahap pemulihan, rehabilisasi dan rekontruksi dan apa peran kita kedepannya yang mau kita posisikan, mau sebagai apa disaat masa rehab rekon dan pemulihan," ucap Yunadi.
Jadi kita perlu tukar pikiran, lanjut kordinator RPN ini," Sempat juga kita terpikir mengupayakan program dari luar agar kita juga ikutvdilibatkan, jadi harapan kita besok atau lusa beberapa kawan-kawan akan ke jakarta, menjalin komunikasi dengan beberapa kementerian, hal itu kalau berdampak positif kenapa tidak kita lakukan," kata Yunadi Harun Rasyid dalam memberi gambaran pembahasan.
Diwaktu yang sama Rahmat mengatakan," jujur yang pertama, kita kerjakan sebagai relawan itu iklas, dengan modal Bismilah apapun kendala dilapangan kita terobos, tapi di minggu-minggu terakhir ini sedikit kecewa dengan pemerintah kemunculan pemberitaan adanya relawan yang di SK kan oleh pemerintah," katanya.
Jadi kami dianggap seperti apa.? Tambahnya," berarti ini kan ada anggarannya jadi kenapa kita tidak di berdayakan, yang kedua, saya sangat sepakat kenapa kita tidak meminta hak yang sama, kumpulkan lah juga kami sebagai kawan-kawan relawan ketahap rehap rekon," tegas Kordinator Forum Galasantara.
Mahlizar Safdi, ikut berujar bahwa Bantuan relawan tumpang tindih dan apakah ini berkesinambungan terhadap korban. Peran pemerintah ini gimana, sistemnya terkesan tidak ada panismen dan pengawasan. Juga bagaimana dengan penanganan permasalan minyak di tempat terisolir.?
"Seperti kejadian yang di kecamatan Bintang, dan pantauan kami bahwa, sudah banyak pisko-posko di daerah pelosok sudah tak terarah lagi, kadang kita berbenturan dengan relawan yang lain dan tujuan yang sama, mana Kita harus Mendorong pemerintah untuk mengkondisikan kesehatan korban bencana," ujarnya.
Penyampaian Muhamar Ismail kordinator Relawan Posko Rakyat : terkait kegiatan distribusi logistik apa kedepannya masih tetap disalurkan dan apa peran kita sebagai relawan dalam menuju rehap rekon nanti nya.?
Idrus Saputra sebagai fasilitator juga wakil Kordinator Posko RPN," kita berharap relawan lokal dilibatkan dalam Membentuk Satgas untuk Rehab Rekon, juga melibatkan relawan lokal dalam Program reboisasi, pelatihan dan sebagainya. Mudahkan akses untuk kebutuhan masyarakat korban yang diusulkan melalui posko. Pemerintah kita minta membentuk Media Center," harap Idrus Saputra.
Hilmi Tuah Miko Relawan Save Gayo menambahkan," sering terjadi tumpang tindih, para relawan seperti di kampung jamat. Ada relawan mesjid, CMC Muhamadiyah, Nusantara nggak lama kemudian masuk relawan Galasantara, Rumah Duafa.
Karna kita nggak ada saling kordinasi. Nggak tau kita apa yang mereka lakukan, ternyata yang kita bawa dan yang kita lakukan itu sama, disitu lah saling bentrokan, sementara ada desa lain yang belum tersentuh sama sekali untuk bantuannya, kalau bisa kita menyurati dan meminta Audiensi dengan Ketua Satgas Tito Karnavian.
Hasil pantauan Tim Pada inti nya relawan minta tetap di berdayakan saat pemberhentian tanggap darurat pada tanggal 22 Januari 2026 nanti
Dalam kesepakatan para relawan untuk di bentuk suatu wadah gabungan relawan agar seluruh relawan menjadi satu pintu dan satu tujuan dan membentuk Aliansi Relawan Acehtengah (ARA) sehingga terpilihlah Yunadi Harun Rasyid sebagai ketua kordinator ARA dan diwakili oleh ketua-ketua relawan lainnya.
Pada inti nya relawan minta tetap di berdayakan saat pemberhentian tanggap darurat pada tanggal 22 Januari 2026 nanti
Rapat relawan selesai pada pukul 23 : 20 Wib dalam keadaan aman, tertib dan bersahaja. (IG)
Editor :Say Indra G
Source : Aliansi Relawan Acehtengah