
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" version="2.0">
<channel>
    <title>
        <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
    </title>
    <description>
        <![CDATA[ Media siber terpercaya, terkini dan informatif ]]>
    </description>
    <link>https://acehnews.sigapnews.co.id/rss.xml</link>
    <image>
        <url>https://acehnews.sigapnews.co.id/uploads/logo/b30a3ba7f538a74699a3e7f5029472a9.png</url>
        <width>130</width>
        <height>35</height>
        <title> Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh </title>
        <link>https://acehnews.sigapnews.co.id/rss.xml</link>
    </image>
    <generator>Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh</generator>
    <lastBuildDate>2026-09-15T00:00:00+07:00</lastBuildDate>
    <atom:link href="https://acehnews.sigapnews.co.id/rss.xml" rel="self" type="application/rss+xml"  />
    <language>
        <![CDATA[ id-ID ]]>
    </language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ PEMEKARAN PROVINSI ALA MULAI KEMBALI MENGGEMA DI WILAYAH TENGAH ACEH ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-125450/pemekaran-provinsi-ala-mulai-kembali-menggema-di-wilayah-tengah-aceh</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-14T19:30:53+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-125450/pemekaran-provinsi-ala-mulai-kembali-menggema-di-wilayah-tengah-aceh</guid>
        <description>
            <![CDATA[ PEMEKARAN PROVINSI ALA MULAI KEMBALI MENGGEMA DI WILAYAH TENGAH ACEH ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | ACEH TENGAH &mdash; Wacana pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) kembali menggema di wilayah tengah Aceh. Isu ini mencuat setelah beredar sejumlah postingan di media sosial Facebook, Instagram, TikTok dan grup WhatsApp, salah satunya dari akun milik Hamzah Tun.
Dalam postingannya, Hamzah Tun mengajak seluruh elemen untuk mendukung percepatan lahirnya Provinsi ALA.
&ldquo;Ya kalau mau cepat ALA lahir, harus semua pihak mendukungnya. Yang utama pemerintah kabupaten/kota yang wilayahnya mau dimekarkan dan pemerintah pusat. Yang jelas semua elemen musti terlibat,&rdquo; tulisnya.
Pihak media kemudian melakukan konfirmasi kepada Hamzah Tun yang akrab disapa Bang Jhon, Senin, 14 September 2026.&nbsp;
Dalam wawancara tersebut, Hamzah Tun selaku tokoh masyarakat yang pernah menjabat sebagai anggota Dewan DPRK Aceh Tengah, berharap percepatan pemekaran Provinsi ALA.
&ldquo;Hal ini perlu kita melakukan sosialisasi ke kampung-kampung oleh tokoh-tokoh yang dikenal oleh masyarakat, sehingga bisa menjelaskan terkait pentingnya pembentukan Provinsi ALA untuk kesejahteraan masyarakat di masa mendatang,&rdquo; harap Hamzah Tun.
Selain itu, ia yang saat ini menjabat sebagai Ketua Forum Bersama Laskar Merah Putih (FBLMP) menambahkan, perjuangan percepatan pembentukan Provinsi ALA perlu dukungan semua pihak, terutama keterlibatan pemerintah daerah di wilayah ALA dan pemerintah pusat, agar Provinsi ALA segera terwujud.
Menurutnya, ALA harus terbentuk dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk kesejahteraan rakyat.
&ldquo;Masyarakat dataran tinggi Gayo jangan terprovokasi oleh pihak-pihak yang menginginkan Aceh merdeka. Bagi saya haram bila Aceh merdeka dari Negara Republik Indonesia. ALA terbentuk bukan ingin pisah dari NKRI, akan tetapi merdeka dari Aceh,&rdquo; katanya.
Hamzah juga menilai ALA harus segera terbentuk karena sudah terlalu lama wilayah tengah termarjinalkan oleh pemerintah provinsi.&nbsp;
Beberapa bukti kurangnya perhatian, sebutnya, adalah tidak adanya putra daerah tengah Aceh yang menduduki jabatan di tingkat provinsi, pembangunan yang tidak merata, serta dana Otsus yang sangat kecil dianggarkan untuk wilayah tengah.
&ldquo;Tidak adanya putra daerah tengah Aceh yang menduduki jabatan di provinsi Aceh, pembangunan tidak merata, dana Otsus sangat kecil dianggarkan untuk wilayah tengah,&rdquo; imbuh Hamzah.
*Dukungan dari PETA-Indonesia*
Sementara itu, Ketua PETA-Indonesia, Mawardi Halil, menyatakan siap mendukung pemekaran Aceh Leuser Antara dan siap menggerakkan massa Pembela Tanah Air Indonesia (PETA-I) untuk kepentingan NKRI.
&ldquo;Provinsi ALA harus segera diwujudkan oleh pemerintah pusat agar ke depannya tidak ada lagi ketimpangan kesejahteraan masyarakat,&rdquo; ucapnya.
Mawardi menambahkan, perjuangan ALA sudah terlalu lama pasif. Karena itu sosialisasi pembentukan Provinsi ALA ke akar rumput di kampung-kampung wilayah tengah Aceh wajib dilaksanakan untuk mengingatkan masyarakat.
&ldquo;4 Desember 2026, wilayah tengah Aceh harus kondusif. Jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa. 4 Desember 2026 kita kibarkan bendera Merah Putih dan bendera Alam Pedang, sebagai bendera kejayaan Aceh masa Kesultanan Iskandar Muda, dan bendera tersebut juga sebagai bendera kebesaran Kerajaan Linge yang tetap berada dalam bingkai NKRI,&rdquo; tegas Mawardi. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Bupati Aceh Tengah Raih Award SMSI atas Gerakan Kebersihan ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-124501/bupati-aceh-tengah-raih-award-smsi-atas-gerakan-kebersihan</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-08T14:39:07+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-124501/bupati-aceh-tengah-raih-award-smsi-atas-gerakan-kebersihan</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Pemkab Aceh Tengah menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan SMSI Aceh. ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | BANDA ACEH : Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, MSi, menerima Award dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Aceh atas upaya mendorong kebersihan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.&nbsp;
Penghargaan tersebut diterima Haili yoga Sabtu (5/9/2026) malam di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, yang diwakili Plt Sekda Aceh Tengah Drs Alam Syuhada, SH, MSi.
Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam mesosialisasikan dan menggerakkan aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Gerakan tersebut antara lain diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih di lingkungan perkantoran, kawasan permukiman, serta fasilitas umum. Salah satu lokasi yang disebut mengalami perubahan adalah Lapangan Musara Alun yang kini semakin asri.
Ajakan menjaga kebersihan terus disampaikan Haili Yoga kepada masyarakat selama menjalankan tugas sebagai Bupati Aceh Tengah.
Pemkab Aceh Tengah menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan SMSI Aceh.
"Penghargaan ini bagian daripada upaya bapak Bupati dalam menciptakan kebersihan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan," ujar Alam Syuhada, usai menerima Award SMSI Aceh 2026.
Terpisah, Haili Yoga melalui sambungan telepon menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan SMSI Kabupaten Aceh Tengah yang berlangsung pada malam bersejarah tersebut. Pasalnya, prosesi tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus.
Haili berharap, SMSI sebagai organisasi yang memiliki 3.500 perusahaan pers dan media online di seluruh Indonesia, tetap menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah dengan mengedepankan pemberitaan yang berimbang.
"Tetap jalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah dengan mengedepankan pemberitaan yang berimbang," kata Haili Yoga.
Lain itu juga, Bupati Haili Yoga berharap lembaga pers di Gayo dapat terus menjadi mitra penting pemerintah dalam upaya memperkenalkan atau memasyarakatkan sesuatu agar dikenal, dipahami, dan dihayati oleh masyarakat. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Resmi! Ini Susunan Lengkap Pengurus SMSI Aceh Tengah Masa Bakti 2026-2029 ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-124332/resmi-ini-susunan-lengkap-pengurus-smsi-aceh-tengah-masa-bakti-2026-2029</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-07T16:01:51+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-124332/resmi-ini-susunan-lengkap-pengurus-smsi-aceh-tengah-masa-bakti-2026-2029</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Resmi! Ini Susunan Lengkap Pengurus SMSI Aceh Tengah Masa Bakti 2026-2029 ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | BANDA ACEH : Pengurus Serikat Media Siber Indonesia Kabupaten Aceh Tengah masa bakti 2026-2029 resmi disahkan.&nbsp;
Pengesahan tertuang dalam Surat Keputusan No. 008/KPTS/SMSI-ACEH/VIII/2026 yang ditetapkan di Banda Aceh pada 18 Agustus 2026.
Dengan SK tersebut, SMSI Aceh Tengah kini memiliki struktur organisasi lengkap untuk menjalankan program kerja selama 3 tahun ke depan.
Ketua SMSI Aceh Tengah, Jurnalisa, mengatakan kepengurusan baru ini akan fokus pada penguatan kompetensi wartawan, sinergi dengan pemerintah, dan pengembangan media siber di Tanoh Gayo.
*DAFTAR SUSUNAN PENGURUS SMSI ACEH TENGAH 2026-2029*
*A. DEWAN PENASEHAT***Jabatan** **Nama** **Jabatan/Keterangan**Ketua Drs. Haili Yoga, http://M.Si Bupati Aceh TengahKetua Fitriana Mugie Ketua DPRK Aceh TengahAnggota Kapolres Aceh Tengah -Anggota Letkol Czi Rudy Haryanto Dandim 0106/Aceh TengahAnggota Wahyudi -Anggota Hamdan -Anggota Ilmizan -
*B. DEWAN PENGURUS HARIAN***Jabatan** **Nama** **Perusahaan Media**Ketua Jurnalisa http://Kabargayo.co.id / PT Kabar Gayo Intermedia PersWaka Bidang Organisasi M Charim http://Investigatornews.id / PT Tamiang Satu SuaraWaka Bidang Pendidikan &amp; Pelatihan Arsadi Laksamana http://Aktualaceh.id / PT Aktual Aceh PerkasaWaka Bidang Pendataan &amp; Verifikasi Syah Putra http://Virtusa.co.id / PT VirtusaWaka Bidang Teknologi &amp; Informatika Suyadi http://Ikabar.com / PT Capung Pena IndonesiaWaka Bidang Kerjasama &amp; Hub Antar Lembaga Indra Gunawan http://Acehnews.sigapnews.co.id / PT Media Sigap IndonesiaSekretaris Yusra Amri http://Acehindependent.com / PT Global Berkah MultimediaBendahara Rizkan Fitrah http://Pilargayonews.com / PT Suara Warta Media
*C. SEKSI-SEKSI &amp; DIVISI***Jabatan** **Nama** **Perusahaan Media**Kasi Kajian Strategis &amp; Inovasi Kebijakan Alamsyah http://Jurnalisme.info / Yayasan Indometro IndonesiaKasi Kerjasama &amp; Pengembangan Usaha Tawaruddin http://Zkanews.com / PT Dina Media TelevisiKadiv Humas &amp; Sekretariat Erwin Syahputra http://Habarakyat.co.id / PT Media Haba Rakyat
Dengan struktur yang sudah terbentuk, SMSI Aceh Tengah menargetkan program _News Room Desa_, pelatihan jurnalisme berbasis AI, dan penguatan peran media dalam pemulihan pasca bencana di wilayah Gayo. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Wakil Ketua I DPRK Aceh Tengah Hamdan Ucapkan Selamat Atas Pelantikan SMSI Aceh Tengah Periode 2026- ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-124331/wakil-ketua-i-dprk-aceh-tengah-hamdan-ucapkan-selamat-atas-pelantikan-smsi-aceh-tengah-periode-2026</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-07T15:46:39+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-124331/wakil-ketua-i-dprk-aceh-tengah-hamdan-ucapkan-selamat-atas-pelantikan-smsi-aceh-tengah-periode-2026</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Wakil Ketua I DPRK Aceh Tengah Hamdan Ucapkan Selamat Atas Pelantikan SMSI Aceh Tengah Periode 2026-2030 ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah &ndash; Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah, Hamdan, mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia atau SMSI Aceh Tengah periode 2026-2030.&nbsp;
Pelantikan dan pengukuhan pengurus SMSI Aceh Tengah tersebut berlangsung di Banda Aceh, Sabtu malam (5/9/2026), bersamaan dengan Rakerda I SMSI Aceh dan pengukuhan pengurus kabupaten/kota se-Aceh.
Dalam kesempatan itu, Jurnalisa resmi dikukuhkan sebagai Ketua SMSI Aceh Tengah periode kedua. SK dan Pataka organisasi diserahkan langsung oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus.
Hamdan menilai kehadiran SMSI di Aceh Tengah memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi publik yang akurat dan membangun.
"Kami dari DPRK Aceh Tengah mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus SMSI Aceh Tengah. Semoga di bawah kepemimpinan Bang Jurnalisa, SMSI dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Gayo," ujar Hamdan, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, peran media siber saat ini sangat penting, terutama dalam menyebarluaskan program-program pembangunan dan mengawal isu-isu strategis daerah.
"Kami berharap SMSI Aceh Tengah menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi DPRK maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Melalui pemberitaan yang berimbang dan profesional, kita bersama-sama dapat mewujudkan Aceh Tengah yang lebih maju," tambahnya.
Diketahui, SMSI merupakan organisasi perusahaan media siber terbesar di Indonesia yang telah tercatat di MURI.&nbsp;
Di Aceh Tengah, SMSI menaungi sejumlah perusahaan media online lokal yang aktif memberitakan perkembangan di Tanoh Gayo. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Apresiasi untuk Pengabdian dan Kontribusi bagi Aceh, 20 Tokoh dan Institusi Terima SMSI Award ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-124281/apresiasi-untuk-pengabdian-dan-kontribusi-bagi-aceh-20-tokoh-dan-institusi-terima-smsi-award</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-07T12:30:00+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-124281/apresiasi-untuk-pengabdian-dan-kontribusi-bagi-aceh-20-tokoh-dan-institusi-terima-smsi-award</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Apresiasi untuk Pengabdian dan Kontribusi bagi Aceh, 20 Tokoh dan Institusi Terima SMSI Award ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | BANDA ACEH - Apresiasi untuk pengabdian dan kontribusi bagi Aceh, Sebanyak 20 tokoh dan institusi menerima Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh Award 2026, sebagai bentuk apresiasi atas kiprah, dedikasi, inovasi, serta kontribusi nyata dalam pembangunan dan kemajuan masyarakat Aceh.
Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, mulai dari pemerintahan, legislatif, dunia usaha, energi, sosial kemasyarakatan hingga bidang lainnya serta institusi kejaksaan pada Malam Anugerah SMSI Aceh di Banda Aceh, Sabtu (05/09/2026) malam.
Ketua SMSI Pusat Firdaus mengatakan penilaian terhadap tokoh dan lembaga melalui seleksi ketat. Para penerima dinilai memiliki peran penting dalam mendorong perubahan positif serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
"SMSI Award menjadi bagian dari komitmen Serikat Media Siber Indonesia dalam memberikan penghargaan kepada figur dan lembaga yang dinilai memiliki rekam jejak positif serta memberikan kontribusi bagi daerah," kata dia.
Ketua SMSI Aceh Aldin Nl mengatakan, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar para tokoh dan institusi terus memberikan karya terbaik bagi masyarakat.
&ldquo;SMSI Award diharapkan menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus berkontribusi, berinovasi dan menghadirkan gagasan yang memberikan dampak positif bagi pembangunan Aceh,&rdquo; ujar Aldin.
20 Tokoh dan Institusi Terima SMSI Award, Apresiasi untuk Pengabdian dan Kontribusi bagi AcehPemberian penghargaan juga menjadi momentum bagi insan pers untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, lembaga dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan konstruktif.
Ke-20 penerima SMSI Award tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas melalui kiprah dan pengabdian masing-masing.
"Apresiasi ini merupakan bagian dari upaya mendorong lahirnya lebih banyak tokoh dan institusi yang konsisten bekerja, berinovasi dan memberikan manfaat bagi kemajuan Aceh," ungkap Aldin Nl.
Adapun 20 tokoh dan institusi yang menerima SMSI Aceh Award 2026 berasal dari berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, legislatif, penegakan hukum, ekonomi, energi, lingkungan, hingga kemanusiaan.
Penghargaan tersebut antara lain diberikan kepada Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, S.E. sebagai Tokoh Penguat Ekonomi Syariah Aceh dan Kejaksaan Tinggi Aceh sebagai Institusi Penegak Keadilan Restoratif.
Dari unsur perempuan, Ketua TP PKK Aceh Marlina Usman menerima penghargaan Perempuan Tangguh Bencana. Sementara Wali Kota Banda Aceh Hj. Illiza Sa'aduddin Djamal, S.E. mendapat penghargaan Wali Kota Penggerak Inovasi Daerah.
Di bidang legislatif, penghargaan diberikan kepada Ketua Komisi I DPRA Tgk. H. Muharuddin, S.Sos.I., M.M. sebagai Tokoh Parlemen Aceh Responsif dan Komunikatif. Kemudian Yahdi Hasan, M.I.Kom, Sekretaris Komisi VII DPRA, menerima penghargaan Tokoh Inspiratif Pejuang Aspirasi Masyarakat Wilayah Tengah Aceh.
Sejumlah kepala daerah juga masuk dalam daftar penerima. Bupati Aceh Barat Daya Dr. Safaruddin, S.Sos., M.S.P. menerima penghargaan Kepala Daerah Penggerak Pembangunan Wilayah Barat Selatan Aceh. Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si. mendapat penghargaan Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir.
Selanjutnya, Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H. menerima penghargaan Kepala Daerah Penggerak Keterbukaan Informasi Publik. Adapun Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mendapat penghargaan Kepala Daerah Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Aceh.
Dari sektor ekonomi, Direktur Utama Bank Aceh Fadhil Ilyas, S.H., M.H. menerima penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Daerah melalui Sektor UMKM dan Industri Kreatif.
Sementara itu, PT Solusi Bangun Andalas mendapat penghargaan Perusahaan Peduli Sosial dan Lingkungan.
Penghargaan Penggerak Ketahanan Energi Aceh diberikan kepada General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Aceh Eddi Saputra, S.T., M.T.
Di bidang pendidikan keagamaan, Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H. menerima penghargaan Pelopor Program Pengentasan Buta Hijaiyah.
Penghargaan juga diberikan kepada Direktur PT Pembangunan Aceh (PEMA) Faisal Ilyas, S.E., M.M. sebagai Tokoh Muda Inspiratif dan Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si. sebagai Penggerak Kebersihan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan.
Anggota DPR RI H. Ghufran Zainal Abidin, M.A. menerima penghargaan Legislator Aspiratif dan Peduli Pembangunan Aceh.
Sementara dari kalangan dunia usaha, Owner Waroeng Spesial Sambal (SS) Yoyok Hery Wahyono mendapat penghargaan Pengusaha Kuliner Peduli Kemanusiaan.
Dua penerima lainnya yakni Bupati Aceh Tamiang Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H. yang menerima penghargaan Kepala Daerah Inspiratif Penanganan Bencana, serta Sayid Andi Maulana, S.H., M.H. sebagai Pengusaha Muda Inspiratif Perhotelan.
Acara berlangsung meriah. Selain prosesi pelantikan dan penyerahan penghargaan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penampilan seni dari Sanggar Cut Nyak Dhien serta pertunjukan musik dari Origon yang turut menghibur para tamu dan undangan.&nbsp; (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ 11 Rumah Warga Gayo Lues Ludes Terbakar, PT Hopson Aceh Industri Turun Tangan Salurkan Bantuan ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-123923/11-rumah-warga-gayo-lues-ludes-terbakar-pt-hopson-aceh-industri-turun-tangan-salurkan-bantuan</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-04T20:39:16+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-123923/11-rumah-warga-gayo-lues-ludes-terbakar-pt-hopson-aceh-industri-turun-tangan-salurkan-bantuan</guid>
        <description>
            <![CDATA[ 11 Rumah Warga Gayo Lues Ludes Terbakar, PT Hopson Aceh Industri Turun Tangan Salurkan Bantuan ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | GAYO LUES &mdash; Musibah kebakaran menghanguskan 11 unit rumah warga di Desa Lukup Baru, Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues, pada Rabu, 26 Agustus 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah keluarga kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga yang mereka miliki.
Merespons musibah tersebut, PT Hopson Aceh Industri yang berinvestasi di Kabupaten Gayo Lues turun tangan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian perusahaan sekaligus upaya membantu meringankan beban para korban pascakebakaran.
Bantuan diberikan kepada masing-masing kepala keluarga (KK) korban dalam bentuk peralatan kebutuhan dapur dan uang tunai. Sejumlah peralatan yang disalurkan di antaranya rice cooker, blender, kuali, dandang, serta bantuan uang tunai.
Penyaluran bantuan dihadiri perwakilan PT Hopson Aceh Industri, Rahmat, bersama sejumlah staf perusahaan. Mereka turut melihat secara langsung kondisi warga yang menjadi korban kebakaran.
Rahmat mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat Gayo Lues, khususnya warga yang sedang menghadapi musibah.
Ia juga menyampaikan pesan dari jajaran direksi PT Hopson Aceh Industri yang turut menyampaikan rasa duka atas kejadian yang menimpa warga Desa Lukup Baru.
&ldquo;Direksi mengucapkan turut berduka atas kejadian yang dialami oleh warga. Semoga semua warga diberikan ketabahan dan kekuatan dari Tuhan Yang Maha Esa atas kejadian ini,&rdquo; ujar Rahmat.
Menurutnya, musibah merupakan sesuatu yang tidak dapat diprediksi. Namun, masyarakat dapat melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana.
&ldquo;Bencana yang dialami warga tidak bisa kita tebak, tetapi kita hanya bisa bersiap atas apa pun yang mungkin terjadi ke depannya dengan tetap selalu waspada,&rdquo; katanya.
*Tegaskan Komitmen Investasi di Gayo Lues*
Selain memberikan bantuan kepada korban kebakaran, PT Hopson Aceh Industri juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan investasi di Kabupaten Gayo Lues sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Hal tersebut disampaikan di tengah adanya pemberitaan yang menyoroti persoalan perizinan PT Hopson Aceh Industri. Perusahaan menegaskan bahwa proses investasi dan pengurusan perizinan dilakukan dengan mengikuti aturan serta ketentuan yang ditetapkan pemerintah.
PT Hopson Aceh Industri menyatakan bahwa pihaknya serius untuk berinvestasi di Kabupaten Gayo Lues dan berupaya menjalankan seluruh proses sesuai mekanisme yang berlaku.
Di samping kegiatan investasi, perusahaan juga berupaya menunjukkan keberadaannya melalui kontribusi kepada masyarakat, antara lain dengan membuka kesempatan kerja serta terlibat dalam kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Rahmat menyampaikan, kehadiran perusahaan di Kabupaten Gayo Lues tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas usaha, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
&ldquo;PT Hopson Aceh Industri menunjukkan keseriusannya untuk berinvestasi di Kabupaten Gayo Lues dengan mengikuti regulasi yang ada dalam pengurusan perizinan. Kami juga ingin hadir secara nyata di tengah masyarakat, baik melalui pembukaan lowongan pekerjaan maupun membantu warga yang terdampak bencana,&rdquo; ungkapnya.
*Sinergi Dunia Usaha dan Pemerintah*
Penyaluran bantuan kepada korban kebakaran tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan dunia usaha dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat.
PT Hopson Aceh Industri berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban keluarga korban yang saat ini tengah berupaya memulihkan kondisi setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Perusahaan juga berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menghadapi berbagai persoalan sosial maupun bencana yang terjadi di Kabupaten Gayo Lues.
&ldquo;PT Hopson Aceh Industri hadir membantu pemerintah dan warga yang terdampak. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi para korban dan menjadi sedikit penguat bagi mereka untuk kembali bangkit setelah musibah,&rdquo; kata Rahmat.
Musibah kebakaran yang terjadi di Desa Lukup Baru menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana. Dukungan dan kepedulian dari berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat membantu mempercepat proses pemulihan warga yang terdampak. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Polisi dan Warga Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Rumah di Bebesen Aceh Tengah, Cegah Api Meluas ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-123356/polisi-dan-warga-bergerak-cepat-padamkan-kebakaran-rumah-di-bebesen-aceh-tengah-cegah-api-meluas</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-09-01T12:47:35+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-123356/polisi-dan-warga-bergerak-cepat-padamkan-kebakaran-rumah-di-bebesen-aceh-tengah-cegah-api-meluas</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Polisi dan Warga Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Rumah di Bebesen Aceh Tengah, Cegah Api Meluas ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah &mdash; Polisi bersama masyarakat dan petugas pemadam kebakaran bergerak cepat menangani kebakaran rumah di Dusun Bernung, Kampung Lelabu, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, Selasa (1/9/2026) pagi. Respons cepat dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas ke rumah warga di sekitar lokasi.
Begitu menerima informasi kebakaran sekitar pukul 08.00 WIB, personel Polsek Bebesen langsung bergerak ke lokasi. Polisi bersama warga melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Langkah cepat tersebut dilakukan karena api yang membakar bagian dapur rumah milik Suryati (50), seorang guru SD, mulai membesar. Bahkan, kobaran api sempat menyambar bagian dinding dapur rumah tetangga milik Sulaiman (53).
&ldquo;Petugas bersama masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan lain,&rdquo; kata Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Bebesen AKP Dasril, S.A.B.
Dua unit mobil pemadam kebakaran kemudian tiba sekitar pukul 08.10 WIB dan bersama personel kepolisian serta masyarakat melanjutkan proses pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 08.45 WIB.
Setelah api berhasil dipadamkan, polisi tidak berhenti pada penanganan kebakaran. Personel langsung melakukan pengamanan lokasi dengan memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendokumentasikan kondisi bangunan, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lokasi tetap aman sekaligus mendukung proses penyelidikan guna mengetahui penyebab kebakaran.
Kebakaran diketahui pertama kali oleh Radian Hendria (38), yang melihat kepulan asap dan api dari bagian dapur rumah korban. Ia kemudian meminta bantuan warga serta menghubungi petugas pemadam kebakaran dan Polsek Bebesen.
Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena Suryati sedang berada di sekolah untuk mengajar.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Rumah semi permanen berukuran sekitar 8 x 12 meter mengalami kerusakan dengan kerugian materiel sementara diperkirakan mencapai Rp350 juta.
Polres Aceh Tengah memastikan penanganan di lokasi dilakukan secara cepat dan terukur, mulai dari membantu proses pemadaman, mencegah api meluas, mengamankan TKP hingga melakukan penyelidikan.Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah dan Jajaran Hadiri Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai, Perkuat Komitmen Jaga K ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-123101/kapolres-aceh-tengah-dan-jajaran-hadiri-apel-kebangsaan-dan-deklarasi-damai-perkuat-komitmen-jaga-k</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-30T21:44:41+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-123101/kapolres-aceh-tengah-dan-jajaran-hadiri-apel-kebangsaan-dan-deklarasi-damai-perkuat-komitmen-jaga-k</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah dan Jajaran Hadiri Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai, Perkuat Komitmen Jaga Kamtibmas ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah &mdash; Riuh ribuan penonton yang memadati arena Pacuan Kuda Tradisional Gayo di Lapangan Pacuan Kuda Kampung Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Minggu (30/8/2026), ditutup dengan pesan persatuan dan komitmen menjaga keamanan.
Sekitar 3.000 penonton, pemerintah daerah, TNI-Polri, panitia, peserta, serta masyarakat mengikuti Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai yang sekaligus menjadi penutup rangkaian pacuan kuda dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu menjadi momentum untuk menegaskan bahwa tradisi dan olahraga khas masyarakat Gayo dapat terus dilestarikan tanpa mengesampingkan keamanan, ketertiban, dan sportivitas.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Danrem 001/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Wakil Bupati Muchsin Hasan, Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, serta jajaran Forkopimda dan pejabat terkait.
Deklarasi damai dibacakan Ketua PETA Aceh Tengah Helmia. Deklarasi tersebut berisi komitmen bersama untuk menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, dan sportivitas, sekaligus menolak keributan, provokasi, maupun tindakan yang berpotensi memicu konflik.
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan menjaga rangkaian pacuan kuda tetap kondusif, mulai dari masyarakat, panitia, peserta, pemilik kuda, joki, hingga aparat keamanan.
&ldquo;Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan. Yang paling utama adalah menjaga persaudaraan dan nama baik daerah,&rdquo; ujar Haili Yoga.
Ketua KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mengingatkan agar deklarasi damai tidak berhenti sebagai seremoni. Menurutnya, komitmen tersebut harus diwujudkan melalui sikap bersama untuk menolak provokasi, berita bohong, ujaran kebencian, intoleransi, dan berbagai tindakan yang dapat memecah persatuan.
Marciano Norman kemudian secara resmi menutup Pacuan Kuda Tradisional Gayo dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Rasimin, mengatakan situasi aman selama kegiatan tidak terlepas dari sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, panitia, peserta, dan masyarakat.
&ldquo;Pengamanan tidak hanya memastikan kegiatan berjalan tertib, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat sejak kegiatan berlangsung hingga seluruh rangkaian berakhir,&rdquo; kata Rasimin.
Ia menambahkan, partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban menjadi salah satu kunci penting dalam pengamanan kegiatan yang melibatkan ribuan orang.
Apel Kebangsaan, Deklarasi Damai, dan penutupan pacuan kuda selesai sekitar pukul 10.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya Gayo, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa tradisi, olahraga, dan semangat kebangsaan dapat berjalan beriringan dalam suasana aman dan damai. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Polisi dan TNI di Aceh Tengah Pasang Spanduk Himbauan Cegah Karhutla, Warga Diimbau Tidak Membakar L ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-122751/polisi-dan-tni-di-aceh-tengah-pasang-spanduk-himbauan-cegah-karhutla-warga-diimbau-tidak-membakar-l</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-28T20:29:41+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-122751/polisi-dan-tni-di-aceh-tengah-pasang-spanduk-himbauan-cegah-karhutla-warga-diimbau-tidak-membakar-l</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Polisi dan TNI di Aceh Tengah Pasang Spanduk Himbauan Cegah Karhutla, Warga Diimbau Tidak Membakar Lahan Sembarangan ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah &mdash; Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat aparat keamanan di Kabupaten Aceh Tengah. Polres Aceh Tengah melalui Polsek Kebayakan bersama unsur TNI dan aparatur kampung memasang spanduk imbauan pencegahan karhutla di Kampung Mendale, Kecamatan Kebayakan, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB itu dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Kebayakan bersama unsur TNI dan aparatur Kampung Mendale. Spanduk dipasang di lokasi strategis di Jalan Takengon-Bintang agar pesan pencegahan karhutla mudah terlihat oleh masyarakat yang melintas.
Pemasangan spanduk tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Praktik pembakaran lahan secara sembarangan berisiko memicu api meluas dan sulit dikendalikan, terutama ketika kondisi lingkungan mendukung terjadinya kebakaran.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kebayakan AKP Akhir Harsa, S.Sos., M.H., mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.
&ldquo;Pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Kami mengajak warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,&rdquo; ujar AKP Akhir.
Ia mengatakan, sinergi antara kepolisian, TNI, aparatur kampung, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah karhutla sejak dini.
Menurutnya, pemasangan spanduk tidak sekadar menyampaikan larangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami pentingnya menjaga lingkungan. Dengan kesadaran dan kepedulian bersama, potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Kebayakan diharapkan dapat ditekan.&nbsp;
Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan serta aktivitas warga. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Garda Depan NKRI: SMSI Bentuk Pokja Jaga Desa dan Gandeng Kampus untuk Beri Masukan ke Presiden ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-122588/garda-depan-nkri-smsi-bentuk-pokja-jaga-desa-dan-gandeng-kampus-untuk-beri-masukan-ke-presiden</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-28T08:53:22+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-122588/garda-depan-nkri-smsi-bentuk-pokja-jaga-desa-dan-gandeng-kampus-untuk-beri-masukan-ke-presiden</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Garda Depan NKRI: SMSI Bentuk Pokja Jaga Desa dan Gandeng Kampus untuk Beri Masukan ke Presiden ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | JAKARTA - Langkah strategis dipahat SMSI, sebagai salah salah satu konsituten Dewan Pers, yakni mengukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa. Program ini menjadi bentuk komitmen merawat desa, sebagai manisfestasi merawat NKRI. &lsquo;&rsquo;Saya setuju Desa menjadi garda depan dan etalase negara, tidak menjadi entitas yang dinomorduakan,&rsquo;&rsquo;ujar Drs Firdaus, M.Si, Ketua Umum SMSI Pusat.&nbsp;
Kegiatan yang dilaksanakan di tengah hiruk pikuk dan simpang siur informasi terkait eskalasi demo yang dikhawatirkan membuat distorsi stabilitas menjadi sebuah konfirmasi &nbsp;&lsquo;&rsquo;Saya percaya SMSI, saya mengapresiasi kegiatan ini karena itu saya datang,&rsquo;&rsquo; begitu ucap Hasyim S Djoyohadikusumo.&nbsp;
Menurut adik kandung Presiden RI ke-8 Prabowowo Subiyanto ini, pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa sekaligus menginformasikan Jakarta tetap aman. &lsquo;&rsquo;Ini bukan hanya konfirmasi, tetapi testemoni nyata di sini (Jakarta-red) aman dan kondusif. Selamat SMSI, ini kegiatan positif, dan sangat bagus,&rsquo;&rsquo;ucap Hasyim yang menjadi keynote speaker pada dialog nasional, usai pengukuhan yang berlangsung di &nbsp;Hall Dewan Pers, Kebon Sirih.
Pengukuhan Pokja Newsroom Jaga Desa yang berlangsung penuh kemeriahan, namun tetap berjalan khikmat melibatkan lima provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bengkulu dan Sumatera Selatan. &lsquo;&rsquo;Lima provinsi ini menjadi pilot project SMSI, namun dalam waktu dekat akan dilakukan konsolidasi secara serentak di seluruh provinsi,&rsquo;&rsquo;papar Firdaus dalam sambutan di depan Hasyim S Djoyohadikusumo.
Pengusaha yang bergerak di berbagai sektor, dan kini menjadi salah satu penasehat ekonomi Presiden mengatakan, SMSI ke depan punya tugas dengan tanggung jawab besar. &lsquo;&rsquo;Jangan menjadi pers yang menyesatkan. Sampaikan informasi secara utuh dengan data dan fakta,&rsquo;&rsquo;cetus tokoh yang malang melintang di dunia bisnis tanah air.
Secara khusus putra begawan ekonomi, Soemitro Djoyohadikusumo ini menyoroti informasi yang lepas dari konteks, dan itu sangat mendistorsi kebijakan yang sedang menjadi prioritas pemerintah. Terkait dengan fenomena di atas Hasyim mengungkapkan, pihaknya sudah mengagendakan untuk berdialog dengan BEM UI, UGM, dan ITB.
Hasil dari dialog akan menjadi masukan, koreksi, dan rekomendasi bagi pemerintah,&lsquo;&rsquo; Sebagai penasehat Presiden masukan-masukan dari kampus akan kami sampaikan dan rekomendasikan kepada Presiden untuk pembenahan,&rsquo;&rsquo; tambahnya.
Sumbang pikir untuk Pers IndonesiaHal hal lain yang juga disampaikan Hasyim S Djoyohadikusumo yang spesifik adalah merespon usulan Ketua SMSI, Drs Firdaus Msi, yakni kondisi Gedung Dewan Pers yang sudah tidak representatif. Menurut Firdaus gedung yang menjadi episentrum, sekaligus kawah Candradimuka Pers Indonesia perlu ditingkatkan performasnya.
"Di tempat ini Dewan Pers bermarkas, segala kegiatan Dewan Pers digerakkan dari gedung ini, tetapi konstituen belum bisa diakomodir. Jadi mereka (Konsituen) terpisah-pisah sesuai dengan kondisi masing-masing,&rsquo;&rsquo;urai Firdaus.&nbsp;
Terhadap usulan itu, Hasyim merespon sangat positif, dan berjanji akan menindaklanjuti dengan Komdigi. &lsquo;&rsquo;Sayang saya baru dapat masukan ini sekarang, kemarin baru saja bertemu dan dialog panjang lebar dengan Mekomdigi, Meutya Hafid,&rsquo;&rsquo; ujar Hasyim lagi.
Respon semacam itu langsung mendapat aplaus dari peserta yang hadir di Hall Dewan Pers. Kegiatan pengukuhan dihadiri tidak kurang dari seratus peserta berikut undangan. Kegiatan ditutup dengan dialog nasional menghadirkan Prof Dr Achmad Riyad U.B PhD Dewan Penasehat SMSI Jawa Timur, kemudian pakar ekonomi dan Perbankan&nbsp;
Dialog sangat menarik dan menghadirkan tanggapan kritis, apalagi dipandu secara bernas oleh Prof Dr Albertus Wahyu Rudhanto, MC guru besar dari PTIK. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ KPK dan BPK RI Diminta Untuk Periksa Dinas PUPR Provinsi Aceh, Diduga Manipulasi Anggaran Pemilahara ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-122189/kpk-dan-bpk-ri-diminta-untuk-periksa-dinas-pupr-provinsi-aceh-diduga-manipulasi-anggaran-pemilahara</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-25T12:49:19+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-122189/kpk-dan-bpk-ri-diminta-untuk-periksa-dinas-pupr-provinsi-aceh-diduga-manipulasi-anggaran-pemilahara</guid>
        <description>
            <![CDATA[ KPK dan BPK RI Diminta Untuk Periksa Dinas PUPR Provinsi Aceh, Diduga Manipulasi Anggaran Pemilaharaan Jalan dan Jembatan ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | BANDA ACEH - Dalam kegiatan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan juga kegiatan pemeliharaan berkala jalan simpang tiga Redelong - Pondok Baru, serta Pemeliharaan berkala jalan lingkar kota Redelong dan daerah kota lainnya di seluruh Aceh tahun 2026 yang bersumber dari anggaran APBA + TKD, dengan nilai kontrak yang sangat pantastis.
Selain itu, ada juga dengan kegiatan pemeliharaan &nbsp;dan perawatan jalan batas Bener Meriah - simpang Kebayakan, simpang Kebayakan -bintang, Bintang-Simpang Kraft dan Takengon-Bintang yang memiliki nilai anggaran puluhan milyar, namun kondisi jalan dilapangan masih rusak parah.
Sementara dari hasil pantauan awak media kegiatan tersebut di kerjakan sebagian hanya formalitas saja, ada terlihat dilapangan pengerokan Berem jalan asal - asalan dengan alat, ada Rumija itupun dikerjakan hanya sekali tidak rutin, bahkan hanya sebagian lokasi dikerjakan babat rumput, tidak seluruhnya yang masuk didalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Seharusnya pekerjaan perawatan dan pemeliharaan jalan itu meliputi penambalan jalan berlubang, pembersihan selokan parit, pembersihan longsor dan perbaikan jembatan yang sangat diperlukan oleh masyarakat. Padahal anggaran yang menelan Puluhan Milyaran itu sudah seharusnya masyarakat dapat menikmati jalan dengan kondisi baik dan nyaman.
Tapi malah sebaliknya, kondisi jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat masih banyak yang rusak dan semak, hingga pengguna jalan tidak nyaman, bahkan ada sebagian masyarakat mengambil inisiatif untuk memperbaiki jalan dan jembatan dengan secara swadaya. Kemana larinya anggaran yang sudah dipersiapkan oleh Negara.?
Padahal dalam RAB APBA + TKD yang telah di anggarkan pemerintah dengan ratusan milyar untuk dapat pemulihan sarana dan prasarana jalan agar cepat dapat dinikmati dengan nyaman oleh masyarakat pasca bencana hidrometeorologi pada 9 bulan yang lalu.
Masyarakat berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) &nbsp;untuk menelusuri kemana anggaran lainya yang dianggap tidak sesuai dilapangan. Diduga anggaran ini telah direkayasa oleh Kepala Dinas PUPR Aceh Ir. Mawardi S.T, untuk diselewengkan.
Selain itu, perlu juga ada &nbsp;pemeriksaan lebih intensif di Kerangka Acuan Kerja (KAK) dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. terutama untuk penyusunan perencanaan pada Jasa Konsultansi dan Pekerjaan Konstruksi, serta sebagian kegiatan Jasa Lainnya yang kompleks.&nbsp;
Dugaan itu setelah awak media ini menelusuri dan mendapatkan info dari beberapa sumber. Disinyalir ada permainan Kadis PUPR Aceh yang menunjuk secara pribadi satu (1) PPTK, Ir. Ruthmilla Devi S.T, M.T, M.Si, &nbsp;untuk mengerjakan kegiatan proyek seluruh wilayah Aceh, padahal kegiatan tersebut seharusnya melibatkan sebelas (11) PPTK dan dua (2) KPA.&nbsp;
Untuk kegiatan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan seharusnya swakelola yang melibatkan 5 UPTD Wilayah, namun tidak satupun UPTD wilayah yang dilibatkan, sehingga timbul kecurigaan bahwa permainan ini sengaja di rekayasa agar celah korupsi dengan tersusun rapi, seharusnya anggaran ini disalurkan dengan transparan.&nbsp;
Yang menjadi sorotan masyarakat anggaran yang tidak sesuai fakta di lapangan, bisa diamprah dan telah dilakukan penarikan oleh bendahara PUPR Aceh Fitri Diansari saat di konfirmasi awak media AcehNews.co id,Fitri mengatakan tidak mengetahui masalah ini, kalau mau konfirmasi cuma pak kadis yang berhak menjawab.
"Awak media bertanya, apa benar kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan sudah tarik semua anggaran nya buk.?," Kalau mau konfirmasi sebaiknya langsung saja sama Pak Kadis, saya tidak tau masalah ini, karna saya tidak punya hak menjawabnya," ujar bendahara PUPR Aceh.
Kepala Dinas PUPR Aceh Ir. Mawardi S.T, saat di hubungi awak media ini, tidak merespon, bahkan sebelum-sebelumnya media ini berulang kali mencoba mengkonfirmasi melalui wa dan telepon, namun hingga berita ini di tayangkan tidak ada tanggapan, bahkan WhatsApp media ini di blokir Kadis PU PR &nbsp;Aceh, Senin (24/08/2026).
Awak media ini juga mencoba menghubungi melalui Sekretaris PUPR Aceh Ahmad Ricky Soehady dan PPTK &nbsp;Ir. Ruthmillah Devi S.T, namun hasil yang sama tidak ada yang merespon untuk klarifikasi. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Dukung Swasembada Pangan, Polda Aceh dan Polres Aceh Tengah Tanam Bawang Putih, Serta Salurkan Ratus ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-121300/dukung-swasembada-pangan-polda-aceh-dan-polres-aceh-tengah-tanam-bawang-putih-serta-salurkan-ratus</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-19T19:42:49+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-121300/dukung-swasembada-pangan-polda-aceh-dan-polres-aceh-tengah-tanam-bawang-putih-serta-salurkan-ratus</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Dukung Swasembada Pangan, Polda Aceh dan Polres Aceh Tengah Tanam Bawang Putih, Serta Salurkan Ratusan Paket Sembako dan Layanan Kesehatan ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Takengon &mdash; Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mengikuti penanaman bawang putih secara serentak sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan di Kampung Paya Tungel, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut terhubung secara virtual dengan penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi di Indonesia dan dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama unsur pemerintah pusat serta jajaran Polri di berbagai daerah.
Usai mengikuti Zoom Meeting, Kapolda Aceh bersama jajaran turun langsung menanam bawang putih di lahan pertanian Kampung Paya Tungel. Lahan yang disiapkan untuk pengembangan komoditas tersebut mencapai sekitar 1,75 hektare. Pada tahap penanaman serentak, lahan yang ditanami seluas 1.250 meter persegi, sementara sisanya akan dikembangkan secara bertahap sesuai perencanaan.
Sebanyak 10 kilogram bibit bawang putih jenis Lumbu Hijau digunakan dalam penanaman tersebut. Bibit berasal dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Tengah.
Program ini melibatkan tujuh kelompok tani, yakni Giri Mulyo, Karya Tani, Sumber Makmur, Darma Bakti, Maju Bersama, Jagong Makmur, dan Ayu Jaya. Setiap kelompok terdiri dari 21 anggota sehingga total 147 petani terlibat. Dari lahan yang ditanami pada tahap tersebut, produksi diperkirakan mencapai sekitar 45 kilogram bawang putih.
Kapolda Aceh mengatakan, pengembangan bawang putih di Aceh Tengah diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
&ldquo;Pengembangan komoditas bawang putih di Aceh Tengah diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan, membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat, serta menjadi salah satu model percontohan pertanian terpadu yang berkelanjutan,&rdquo; ujar Irjen Ruddi.
Menurutnya, Polri bersama pemerintah dan masyarakat memiliki komitmen yang sama dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memberdayakan kelompok tani untuk mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Selain penanaman bawang putih, kegiatan tersebut dirangkai dengan aksi sosial. Kapolda Aceh bersama rombongan menyerahkan 500 paket bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan serta korban kebakaran di Kampung Jeget Ayu.
Paket bantuan berisi beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Polda Aceh melalui Polres Aceh Tengah juga menghadirkan gerai kesehatan yang dipimpin Kabiddokkes Polda Aceh Kombes Pol. dr. Dafianto Arief, M.Si. Warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan medis secara gratis.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan serta memastikan sinergi dengan pemerintah daerah dan kelompok tani terus berjalan.
&ldquo;Kami siap mendukung setiap program yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sinergi dengan pemerintah daerah dan kelompok tani akan terus kami tingkatkan,&rdquo; ujar Kapolres.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh, Kadis Pertanian Aceh Ir. Azanuddin Kurnia, S.P., M.P., Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., Perwira Ahli Bidang Ideologi Kolonel Inf Sat Hari Wibowo, S.H., perwakilan Danlanud Aceh Mayor Pom Yuliantoro, S.S., Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Kajari Aceh Tengah, Ketua DPRK Aceh Tengah, para PJU Polres Aceh Tengah, serta tamu undangan lainnya. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ SMSI Soroti Anggaran Publikasi HUT RI Ke-81 Yang di Kelola Bagian Humas Pemkab Aceh Tengah  ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-121269/smsi-soroti-anggaran-publikasi-hut-ri-ke-81-yang-di-kelola-bagian-humas-pemkab-aceh-tengah</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-19T13:29:17+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-121269/smsi-soroti-anggaran-publikasi-hut-ri-ke-81-yang-di-kelola-bagian-humas-pemkab-aceh-tengah</guid>
        <description>
            <![CDATA[ SMSI Soroti Anggaran Publikasi HUT RI Ke-81 Yang di Kelola Bagian Humas Pemkab Aceh Tengah  ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah - Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Aceh Tengah telah berakhir. Namun, di balik kemeriahan pawai, hiburan rakyat, hingga berbagai kegiatan lainnya, muncul sorotan dari kalangan wartawan terkait perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terhadap insan pers yang selama ini aktif meliput dan mempublikasikan berbagai kegiatan daerah.
Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh Tengah, Jurnalisa, menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, khususnya unsur Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah (Prokopimda) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang dinilai belum memberikan perhatian yang layak kepada wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik selama rangkaian kegiatan HUT RI ke-81.
&ldquo;Wartawan sudah ikut mempublikasikan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pawai, hiburan rakyat dan berbagai agenda lainnya. Namun, perhatian terhadap wartawan yang meliput di daerah justru terkesan tidak ada,&rdquo; ujar Jurnalisa kepada wartawan, Rabu (19/8/2026), di SMEA Premium Takengon.
Menurutnya, kondisi tersebut patut menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Sebab, media dan wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai program, kegiatan serta capaian pemerintah kepada masyarakat.
Jurnalisa menilai, pemerintah daerah semestinya membangun hubungan kemitraan yang sehat dengan seluruh media dan wartawan tanpa membeda-bedakan berdasarkan organisasi, perusahaan media maupun kedekatan tertentu.
Jurnalisa bahkan menyayangkan adanya dugaan praktik pengotak-kotakan wartawan dalam peliputan kegiatan pemerintah daerah.
&ldquo;Jangan sampai muncul kesan wartawan dibeda-bedakan atau dikotak-kotakkan. Semua wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik secara profesional harus diperlakukan secara proporsional dan mendapat akses informasi yang sama,&rdquo; tegasnya.
Jurnalisa Ketua SMSI menambahkan, wartawan bukan sekadar pihak yang datang meliput kegiatan seremonial pemerintah. Di tengah keterbatasan sumber daya, wartawan di daerah tetap bekerja menyampaikan informasi kepada publik, termasuk mengawal kebijakan pemerintah, mengangkat persoalan masyarakat serta memberitakan berbagai potensi daerah.
&ldquo;Selama ini para kuli tinta sudah bekerja dan turut membangun Aceh Tengah melalui pemberitaan dan publikasi. Karena itu, sangat disayangkan apabila keberadaan wartawan justru terkesan diabaikan,&rdquo; katanya.
Jurnalisa meminta Bupati Aceh Tengah memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut. Menurutnya, Bupati perlu mengingatkan jajaran Prokopimda dan Dinas Kominfo agar membangun pola komunikasi yang lebih terbuka, profesional dan tidak diskriminatif terhadap insan pers.
&ldquo;Bupati harus menegur dan memberikan nasihat kepada jajaran yang membidangi komunikasi publik. Jangan sampai persoalan kecil dalam memperlakukan wartawan justru berkembang menjadi persoalan hubungan antara pemerintah daerah dan pers,&rdquo; ujarnya.
Jurnalisa menegaskan, kritik tersebut bukan bentuk permintaan perlakuan khusus bagi wartawan. Sebaliknya, SMSI Aceh Tengah mendorong agar pemerintah daerah menerapkan prinsip keterbukaan informasi dan kesetaraan dalam menjalin hubungan dengan media.
&ldquo;Pers tidak meminta diistimewakan. Yang kami minta adalah penghargaan terhadap profesi dan akses informasi yang adil. Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan program kepada masyarakat, begitu juga masyarakat membutuhkan pers untuk mendapatkan informasi yang benar dan berimbang,&rdquo; pungkas Jurnalisa. (IG)
Sorotan tersebut diharapkan menjadi evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah agar hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers ke depan semakin profesional, transparan dan saling menghormati, terutama dalam setiap agenda publik yang melibatkan kepentingan masyarakat luas.(***) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Meriahkan HUT RI Ke- 81, DPD Partai Gema Bangsa Aceh Tengah Hadir di Tengah Masyarakat Kampung Kebet ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-121141/meriahkan-hut-ri-ke-81-dpd-partai-gema-bangsa-aceh-tengah-hadir-di-tengah-masyarakat-kampung-kebet</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-18T19:55:48+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-121141/meriahkan-hut-ri-ke-81-dpd-partai-gema-bangsa-aceh-tengah-hadir-di-tengah-masyarakat-kampung-kebet</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Meriahkan HUT RI Ke- 81, DPD Partai Gema Bangsa Aceh Tengah Hadir di Tengah Masyarakat Kampung Kebet Bebesen ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ Sigap news.co id | Takengon - Dalam memeriahkan HUT RI ke- 81, DPD Partai Gema Bangsa &nbsp;hadir di tengah-tengah masyarakat Kampung Kebet Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah dalam kegiatan perlombaan tingkat anak-anak dan orang dewasa, Senin (17/08/2026).
Kegiatan tersebut sudah menjadi tradisi disetiap kampung-kampung di momen 17-san pada tiap tahunnya, namun di tahun 2026 ini agak berbeda dikampung kebet, acara perlombaan semakin meriah dengan kehadiran Partai Gema Bangsa yang baru tahun ini terbentuk sebagai Partai Politik Nasional pendatang baru di dunia politik.
Kehadiran Partai Politik Gema Bangsa di masyarakat kampung kebet, selain menghangatkan suasana juga memberikan motivasi kepada pemuda pemudi dalam mengingatkan perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada masanya.
Selain itu juga perwakilan dari DPD Partai Gema Bangsa, Muslim (Mus Kebet) mantan Reje Kampung Kebet, mengucapkan," Dirgahayu HUT RI Ke-81 kepada Masyarakat Indonesia khususnya Kampung Kebet. tak lupa juga bahwa perlombaan ini untuk mengenang para &nbsp;perjuangan &nbsp;pendahulu kita di tahun 1945," ujar Muslim.
"Kehadiran kami sebagai Partai pendatang baru di tengah-tengah masyarakat hanya ingin mewujudkan tekad kebersamaan dalam membangun jiwa Nasionalisme kepada pemuda-pemudi dalam mencintai NKRI seutuhnya," jelas mantan Reje Kebet.
HUT RI Ke-81 bukan hanya sekedar menyambut hari kemerdekaan dengan suka ria saja, tapi lebih ke pemahaman dasar-dasar sejarah perjuangan demi memperebutkan Negara Republik Indonesia, rela mengorbankan harta dan jiwa tanpa senjata lengkap, tetapi dengan senjata seadanya bambu runcing, &nbsp;tetap semangat tinggi berjuang dengan setulus hati.
Lebih lanjut, Keluarga besar Partai Gema Bangsa Kabupaten Aceh Tengah dan Pemuda-pemudi kampung Kebet Kecamatan Bebesen mengucapkan, &nbsp;"Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81," &nbsp;mari terus bersatu membangun Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah dan Personel, Ikuti Upacara Kehormatan dan Renungan Suci, Kenang Jasa Para Pahl ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120895/kapolres-aceh-tengah-dan-personel-ikuti-upacara-kehormatan-dan-renungan-suci-kenang-jasa-para-pahl</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-17T14:32:20+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120895/kapolres-aceh-tengah-dan-personel-ikuti-upacara-kehormatan-dan-renungan-suci-kenang-jasa-para-pahl</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah dan Personel, Ikuti Upacara Kehormatan dan Renungan Suci, Kenang Jasa Para Pahlawan ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah &ndash; Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Reje Bukit, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (17/8/2026) dini hari pukul 00.00 WIB. Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., bersama personel Polres Aceh Tengah dan unsur Forkopimda mengikuti Upacara Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Upacara dimulai tepat pukul 00.00 WIB dan dipimpin Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto selaku inspektur upacara. Kegiatan turut dihadiri Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Wakil Bupati Muchsin Hasan, Kajari Aceh Tengah Hendri Yanto, Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie, serta jajaran TNI, Polri dan pemerintah daerah.
Dalam suasana hening diterangi cahaya obor, seluruh peserta memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sebanyak 41 pahlawan yang dimakamkan di TMP Reje Bukit turut dikenang, terdiri atas 36 anggota Angkatan Bersenjata, tiga sipil dan dua pejuang rakyat.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq mengatakan, renungan suci bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk meneladani semangat pengorbanan para pahlawan.
&ldquo;Semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi teladan bagi kita semua, khususnya jajaran Polri, untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara,&rdquo; ujarnya.
Ia menegaskan, kemerdekaan harus diisi dengan menjaga keamanan, memberikan pelayanan humanis serta memperkuat persatuan dan gotong royong.
&ldquo;Kita melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui karya, pengabdian dan kontribusi nyata bagi masyarakat,&rdquo; katanya.
Upacara berakhir sekitar pukul 00.10 WIB dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Dari 274 Warga Binaan Rutan Kls II B Takengon 179 Dapat Remisi, 1 Warga Binaan Bebas Murni Tahun 202 ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120884/dari-274-warga-binaan-rutan-kls-ii-b-takengon-179-dapat-remisi-1-warga-binaan-bebas-murni-tahun-202</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-17T13:50:54+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120884/dari-274-warga-binaan-rutan-kls-ii-b-takengon-179-dapat-remisi-1-warga-binaan-bebas-murni-tahun-202</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Dari 274 Warga Binaan Rutan Kls II B Takengon 179 Dapat Remisi, 1 Warga Binaan Bebas Murni Tahun 2026 ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Takengon - Dari 274 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Takengon 179 menerima remisi dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/08/2026).
Hal ini Kepala Rutan Kelas II B Takengon, Rusli S.H, M.H., menyampaikankan," seluruh warga binaan yang kita usulkan mendapatkan remisi tahun 2026, jumlah remisi yang kami usulkan 179 orang dari warga binaan Kelas II B Takengon. Dari jumlah keseluruhan warga binaan 274 orang Alhamdulillah, semua yang kita usulkan 179 orang bisa turun semua,&rdquo; ujar Rusli.&nbsp;Dengan jumlah 179 warga binaan tersebut, satu warga binaan bernama Eru Dua dinyatakan langsung bebas setelah memperoleh remisi," Rusli menyebut Eru Dua sebelumnya menjalani hukuman empat tahun dalam perkara pencurian, Hari ini kita bebaskan,&rdquo; ucapnya.
Menurutnya," warga binaan yang memperoleh remisi berasal dari berbagai perkara, di antaranya narkotika, pelecehan, serta tindak pidana umum. Selain remisi dalam rangka HUT ke-81 RI, pemerintah juga sebelumnya menyampaikan informasi mengenai kemungkinan pemberian amnesti Presiden bagi sejumlah warga binaan," jelas Karutan Kls II B Takengon.
Namun, Karutan Kelas II B Takengon mengaku belum menerima keputusan atau petunjuk resmi terkait pelaksanaan amnesti tersebut.
&ldquo;Informasinya ada amnesti, tapi sampai sekarang kami belum terima. Mudah-mudahan, InsyaAllah saya yakin turun, tapi mungkin setelah 17 Agustus tahun ini,&rdquo; kata &nbsp;Rusli S.H, M.H.
Rusli juga berujar, kebutuhan Rutan Kelas II B Takengon terhadap lahan strategis untuk pembangunan rutan baru, pengajuan permohonan lahan tersebut telah beberapa kali disampaikan kepada pemerintah daerah.&nbsp;
Bahkan, pada 2025 pihaknya sempat mendapatkan kabar mengenai ketersediaan lahan, namun karna kondisi kebencanaan yang melanda Aceh Tengah membuat perhatian pemerintah daerah harus lebih dulu diarahkan pada penanganan dan pemulihan pascabencana.
&ldquo;Sudah beberapa kali saya minta. Alhamdulillah kemarin pada tahun 2025 saya minta tanah sudah ada. Demikian Allah berkehendak lain, kita ditimpa bencana hidrometeorologi, maka Pak Bupati mungkin belum memprioritas kepada kita, masih fokus ke bencana dulu,&rdquo; tuturnya.
Kendati demikian, Karutan Takengon menyebut pemerintah daerah kembali memberikan sinyal positif terkait upaya penyediaan lahan untuk pembangunan rutan baru," Alhamdulillah, Pak Bupati barusan menyampaikan akan segera diupayakan untuk tanah kita, untuk bangunan lapas baru,&rdquo; jelasnya.
Menurut Rusli, kebutuhan lahan tidak cukup hanya dua hektare. Dengan mempertimbangkan kebutuhan pembinaan warga binaan serta pengembangan fasilitas rutan ke depan, ia berharap pemerintah dapat menyediakan lahan sedikitnya lima hektare.
&ldquo;Kalau dua hektare tadi diberikan, maka saya bilang langsung, untuk bangun tadi dua hektare itu kurang, karena pembinaan masih kurang. Kalau untuk lapas dan rutan itu paling kurang lima hektare,&rdquo; jabarnya.
Rusli S.H, M.H, menegaskan," permintaan tersebut bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi menciptakan fasilitas pemasyarakatan yang lebih layak bagi warga binaan, harapan kami permintaan tersebut dipenuhi, karena bukan untuk saya, tapi untuk warga binaan,&rdquo; tutupnya. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah Bersama Forkopimda Ikuti Taptu dan Pawai Obor, Semarakkan HUT RI ke-81 ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120763/kapolres-aceh-tengah-bersama-forkopimda-ikuti-taptu-dan-pawai-obor-semarakkan-hut-ri-ke-81</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-16T23:21:59+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120763/kapolres-aceh-tengah-bersama-forkopimda-ikuti-taptu-dan-pawai-obor-semarakkan-hut-ri-ke-81</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah Bersama Forkopimda Ikuti Taptu dan Pawai Obor, Semarakkan HUT RI ke-81 ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah &ndash; Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bergema di Kabupaten Aceh Tengah. Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., bersama unsur Forkopimda dan sekitar 1.000 peserta mengikuti Upacara Taptu dan Pawai Obor di depan Pendopo Bupati Aceh Tengah, Minggu (16/8/2026) malam.
Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi diawali penyalaan obor yang kemudian diteruskan secara estafet kepada peserta sebelum pawai menyusuri sejumlah ruas utama Kota Takengon.
Iring-iringan obor melintasi Jalan Yos Sudarso, Simpang Lima, depan Kodim 0106/Aceh Tengah, Pasar Inpres, Terminal Lama, Simpang Wariji, depan Polres Aceh Tengah, hingga kembali ke Pendopo Bupati.
Pawai melibatkan personel TNI-Polri, Satpol PP serta pelajar Pramuka tingkat SMP/MTs dan SMA/MA se-Kabupaten Aceh Tengah. Kehadiran warga di sepanjang jalur turut menambah semarak suasana malam menjelang peringatan kemerdekaan.
Kapolres Aceh Tengah, mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.
&ldquo;Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga dan diwariskan kepada generasi muda melalui kebersamaan, persatuan dan kepedulian terhadap sesama,&rdquo; ujarnya.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, Polres Aceh Tengah menerjunkan puluhan personel untuk melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik dan persimpangan yang dilalui peserta.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 21.20 WIB. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar tanpa gangguan kamtibmas yang menonjol. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah Bersama Forkopimda Ikuti Taptu dan Pawai Obor, Semarakkan HUT RI ke-81 ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120762/kapolres-aceh-tengah-bersama-forkopimda-ikuti-taptu-dan-pawai-obor-semarakkan-hut-ri-ke-81</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-16T23:17:41+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120762/kapolres-aceh-tengah-bersama-forkopimda-ikuti-taptu-dan-pawai-obor-semarakkan-hut-ri-ke-81</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah Bersama Forkopimda Ikuti Taptu dan Pawai Obor, Semarakkan HUT RI ke-81 ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah &ndash; Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bergema di Kabupaten Aceh Tengah. Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., bersama unsur Forkopimda dan sekitar 1.000 peserta mengikuti Upacara Taptu dan Pawai Obor di depan Pendopo Bupati Aceh Tengah, Minggu (16/8/2026) malam.
Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara. Prosesi diawali penyalaan obor yang kemudian diteruskan secara estafet kepada peserta sebelum pawai menyusuri sejumlah ruas utama Kota Takengon.
Iring-iringan obor melintasi Jalan Yos Sudarso, Simpang Lima, depan Kodim 0106/Aceh Tengah, Pasar Inpres, Terminal Lama, Simpang Wariji, depan Polres Aceh Tengah, hingga kembali ke Pendopo Bupati.
Pawai melibatkan personel TNI-Polri, Satpol PP serta pelajar Pramuka tingkat SMP/MTs dan SMA/MA se-Kabupaten Aceh Tengah. Kehadiran warga di sepanjang jalur turut menambah semarak suasana malam menjelang peringatan kemerdekaan.
Kapolres Aceh Tengah, mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.
&ldquo;Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga dan diwariskan kepada generasi muda melalui kebersamaan, persatuan dan kepedulian terhadap sesama,&rdquo; ujarnya.
Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, Polres Aceh Tengah menerjunkan puluhan personel untuk melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik dan persimpangan yang dilalui peserta.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 21.20 WIB. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar tanpa gangguan kamtibmas yang menonjol. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Proyek Pekerjaan Pemeliharaan Rutin Berkala Jalan dan Jembatan Sebagian Wilayah Aceh Diduga ada Fikt ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120415/proyek-pekerjaan-pemeliharaan-rutin-berkala-jalan-dan-jembatan-seluruh-aceh-diduga-fiktif</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-14T15:45:41+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120415/proyek-pekerjaan-pemeliharaan-rutin-berkala-jalan-dan-jembatan-seluruh-aceh-diduga-fiktif</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Proyek Pekerjaan Pemeliharaan Rutin Berkala Jalan dan Jembatan Seluruh Aceh Diduga Fiktif ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ AcehNews.co id/SigapNews.co id | Aceh - Proyek pekerjaan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan serta pekerjaan penanganan darurat (pembersihan longsor dan pemulihan badan jalan) sebagian wilayahnya Aceh yang bersumber dana APBA + TKD dengan pagu Rp. 56. 710. 982. 553, 00,. Tahun 2026, di duga fiktif.
Dugaan tersebut setelah awak media ini melakukan survei cek lokasi yang berada di beberapa pada ruas jalan Bintang - Simpang Kraft Sta. 0+450 s.d 15+400 hingga Simpang Kraft Sta. 1+200 s.d 19+200 selanjutnya ruas jalan Batas Bener Meriah - Simpang Kebayakan Sta. 4+700 s.d 8+500.
Pekerjaan pengendalian tanaman pada rumija ruas jalan Isaq - Jagong jeget - simpang Gelelungi Sta. 1+200 s.d 60+000, Takengon - Bintang Sta. 0+200 s.d 23+800, pengendalian tanaman pada Rumija ruas jalan simpang Kebayakan - Bintang Sta. 0+000. s.d 19+600 serta didaerah kabupaten lainnya &nbsp;juga dianggap fiktif.
Seperti yang diketahui, kegiatan Pekerjaan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, pengendalian tanaman pada Rumija &nbsp;serta &nbsp;pembersihan longsor dan pemulihan badan jalan juga penanganan darurat yang ada di Kabupaten/Kota seluruh Aceh, Tahun Anggaran 2026, kegiatan ini telah di cairkan pada bulan Februari s.d Maret, &nbsp;April s.d Mei Tahun 2026.
Sementara hasil pantauan awak media ini, pasca terjadi bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, banyak kegiatan perbaikan jalan, pembersihan longsor, lumpur di badan jalan, pembersihan parit, berem jalan dan jembatan serta perawatan jalan hingga Rumija dilakukan oleh BPBD, Pemkab Setempat dan TNI.
Padahal anggaran yang menelan puluhan milyar ini seharusnya di kerjakan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Aceh secara Swakelola oleh UPTD Wilayah masing-masing, namun menurut informasi yang dihimpun oleh awak media, kegiatan ini hanya di kelola oleh salah satu PPTK yang di tunjuk oleh Kadis PU PR Aceh sendiri.
Bahkan informasi yang di dapat awak media ini, ada kesengajaan permainan oleh Kadis PU PR sehingga hanya menunjuk satu PPTK untuk menjalankan pekerjaan pemeliharaan jalan dan jembatan tanpa melibatkan UPTD Wilayah III, IV dan UPTD Wilayah lainnya.&nbsp;
Sehingga menimbulkan spekulasi kecurigaan dari kalangan pemerintah dinas PU PR yang menyoroti kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan ini dikorupsi secara masif, karna dugaan tersebut sepertinya sudah berjalan dari tahun 2025 atau dari tahun-tahun sebelumnya.
Saat dihubungi &nbsp;awak media AcehNews.co id/SigapNews co id melalui panggilan serta chat WhatsApp berkali-kali, Kepala Dinas PU PR Aceh, Mawardi S.T, tidak membalas (menjawab), hingga sampai saat berita ini diturunkan tidak merespon (koperatif) sama sekali, sehingga awak media ini menyimpulkan bahwa dugaan fiktif dalam kegiatan tersebut dipastikan ada &nbsp;benarnya.
Hal serupa yang dilakukan oleh PPTK Kegiatan pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan, Ir. Ruthmillah Devi, S.T., M.T., M.Si, saat di hubungi media ini, dia hanya membisu dan tak merespon sama sekali saat akan di konfirmasi guna untuk melakukan klarifikasi," padahal di chat WhatsApp terlihat contreng dua atau terbaca," sehingga dugaan korupsi yang di sangkakan padanya dan dugaan pekerjaan fiktif ini benar.
Dalam hal ini masyarakat berharap kepada pihak berwenang, &nbsp;aparat penegak hukum untuk menelusuri dan mengambil langkah &nbsp;hukum, apabila ada terjadi kecurangan didalam &nbsp;kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan yang diduga fiktif, agar persoalan ini menjadi terang benderang dan transparan, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan Masyarakat, adanya korupsi &nbsp;yang merugian uang Negara.&nbsp;
Hingga berita ini di publikasikan belum ada keterangan resmi atau klarifikasi serta bantahan dari pihak PU PR Aceh. demi menjaga kode etik jurnalistik, agar berita ini berimbang, pihak media AcehNews.co id/SigapNews.co id &nbsp;memberikan ruang &nbsp;hak jawab. &nbsp;(IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Camat dan Reje Se-Kecamatan Lut Tawar Salurkan Bantuan Ke Korban Kebakaran Pasar Jagong Jeget  ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120270/camat-dan-reje-se-kecamatan-lut-tawar-salurkan-bantuan-ke-korban-kebakaran-pasar-jagong-jeget</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-13T20:40:09+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120270/camat-dan-reje-se-kecamatan-lut-tawar-salurkan-bantuan-ke-korban-kebakaran-pasar-jagong-jeget</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Camat dan Reje Se-Kecamatan Lut Tawar Salurkan Bantuan Ke Korban Kebakaran Pasar Jagong Jeget  ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah - Camat Lut Tawar bersama Forum Reje Se-Kecamatan Lut Tawar menunjukkan kepedulian terhadap warga yang menjadi korban musibah kebakaran di Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah.
Bantuan berupa sembako, pakaian dan selimut disalurkan langsung kepada para korban sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas Pemerintah kecamatan serta masyarakat &nbsp;Lut Tawar.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban yang mengalami kerugian akibat musibah kebakaran. Bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata kepedulian dan kebersamaan antarmasyarakat di Kabupaten Aceh Tengah.
Mewakili Camat Lut Tawar, Sekretaris Camat (Sekcam) Hazairin, S.T, &nbsp;menyampaikan," bahwa kehadiran Pemerintah dan Forum Reje Lut Tawar dalam situasi seperti ini merupakan bentuk dukungan moral kepada keluarga korban," ucap Huzairin.
Menurutnya, musibah kebakaran tidak hanya menimbulkan kerugian materi saja tetapi mental juga berdampak yang cukup besar bagi keluarga korban dalam &nbsp;kehidupan yang akan datang, sehingga kita perlu memberi dukungan support dengan bersilahturahmi melihat saudara-saudara kita yang sedang dilanda musibah.
"Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kita bersama," ujar Sekcam Hazairin, S.T, mewakili Camat Lut Tawar.
Sementara itu, Ketua Forum Reje Se-Kecamatan Lut Tawar, Yusuf, turut mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada para korban. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial dinilai sangat penting, khususnya dalam membantu warga yang sedang menghadapi musibah," tuturnya.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian dan kebersamaan masih menjadi budaya yang melekat kuat di masyarakat Aceh Tengah dalam menghadapi berbagai musibah. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus bersinergi untuk membantu para korban hingga dapat kembali menjalani kehidupan secara normal. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ HIMATARA IAIN Takengon Salurkan 40 Tabung Gas dan Peralatan Sekolah kepada Korban Kebakaran Pasar Ja ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120251/himatara-iain-takengon-salurkan-40-tabung-gas-dan-peralatan-sekolah-kepada-korban-kebakaran-pasar-ja</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-13T17:05:19+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120251/himatara-iain-takengon-salurkan-40-tabung-gas-dan-peralatan-sekolah-kepada-korban-kebakaran-pasar-ja</guid>
        <description>
            <![CDATA[ HIMATARA IAIN Takengon Salurkan 40 Tabung Gas dan Peralatan Sekolah kepada Korban Kebakaran Pasar Jagong Jeget  ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | ACEH TENGAH - Hmpunan Mahasiswa Hukum Tata Negara (HIMATARA) IAIN Takengon menyalurkan 40 tabung gas LPJ langsung kepada korban kebakaran pasar Jagong &nbsp;Jeget, Kamis (13/08/2026).
Pemberian 40 tabung gas elpiji 3 kg itu "Alhamdulillah" hasil dari penggalangan dana selama 2 hari mulai dari senin hingga hari selasa dan kini kami telah serahkan langsung kepada korban kebakaran dalam bentuk 40 tabung gas serta alat alat sekolah, ambal dan pakaian layak.
Pemberian bantuan ini turut di saksikan oleh masyarakat dan di hadiri pak Rakyat Genep Mupakat (RGM) setempat ungkap," Ilham Mahmuda," selaku Wakil Ketua Umum &nbsp;sekaligus koordinator lapangan.
Feri Wansetie, yang juga salah satu koordinator lapangan mengatakan sumbangan ini diperoleh dari penggalangan yang dilaksanakan di beberapa titik selama 2 hari diantaranya pasar inpres, paya ilang, di beberapa titik lampu merah, simpang 4 dan seputaran simpang 3 bener meriah.
Ilham mahmuda menyampaikan," ucapan terimakasih banyak sebesar besarnya kepada seluruh masyarakat yang sudi kiranya telah ikut serta membantu, dimana bantuan ini langsung bersumber dari rakyat dan untuk rakyat, tentunya sebagai bentuk kepedulian masyarakat kita terhadap sesama yang sedang terdampak dan berjuang hidup," ujarnya.
Sebagaimana merujuk kita ku falsafahnya dalam Bahasa Gayo Alang Tulung Beret Berbantu yang artinya (Saling Tolong Menolong dan Bahu Membahu) sebagaimana kita juga di ajarkan dalam Agama Islam dan bermasyarakat," ucap Waketum Kordinator penggalangan Donasi.
Sebelumnya kita Himatara berinsiatif untuk menyalurkan bantuan berupa kebutuhan jenis bahan sembako serta kebutuhan peralatan dapur, namun berdasarkan informasi yang kami terima dari pihak posko lokasikebakaran yang menjadi kebutuhan mendesak untuk saat ini peralatan dapur, seperti kompor, tabung gas dan perlengkapan anak sekolah," sampainya.
Diwaktu yang sama, Tari Mahara selaku Ketum himpunan dan kawan kawan himatara berharap," kiranya bantuan yang disalurkan ini dapat membantu serta meringankan kebutuhan warga setempat selama masa panik dan darurat pasca kebakaran," harap Tiara.
Juga tak lupa Ketum Himpunan mengucapkan terimakasih kepada kawan-kawan HIMATARA yang telah ikhlas &nbsp;berpartisipasi penuh membantu dalam penggalangan dana &nbsp;ini dan saya harapkan kepada kawan-kawan untuk kedepannya dapat menjaga kekompakan ini serta &nbsp;lebih bersatu lagi untuk kemaslahatan masyarakat khususnya untuk daerah kita," himbaunya.
Murapat kite sara sagi lagu lidi sara ikoten, murempak kite lagu ere gere mucere kite sara barisen," tambah Ilham Mahmuda.
"Kita semua turut berduka atas kejadian musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Jagong Jeget. dimana Tempat tinggal, mata pencarian ekonomi dan lain - lainnya kini telah hangus dilalap api.Semoga semuanya saudara kita di sana di berikan ketabahan, kesabaran dalam menghadapi ujian ini &nbsp;berejen," tutup Ilham Mahmuda. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Pengawasan Gabungan Polres Aceh Tengah dan BPOM Temukan 29 Jenis Obat Tanpa Izin Edar ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120063/pengawasan-gabungan-polres-aceh-tengah-dan-bpom-temukan-29-jenis-obat-tanpa-izin-edar</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-12T17:40:44+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-120063/pengawasan-gabungan-polres-aceh-tengah-dan-bpom-temukan-29-jenis-obat-tanpa-izin-edar</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Pengawasan Gabungan Polres Aceh Tengah dan BPOM Temukan 29 Jenis Obat Tanpa Izin Edar ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah &ndash; Polres Aceh Tengah bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Aceh Tengah memperkuat pengawasan terhadap peredaran obat dan produk kesehatan ilegal. Dalam pemeriksaan di sebuah toko grosir di Kecamatan Bebesen, petugas menemukan sekitar 29 jenis obat dan obat tradisional yang diduga tidak memiliki izin edar.
Pengawasan tersebut dilaksanakan Unit II Tipidter Satreskrim Polres Aceh Tengah bersama Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BPOM pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, di Toko Grosir UD Yakin, Jalan Terminal Lama, Dusun Terminal, Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen.
Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan adanya aktivitas penjualan sejumlah produk obat dan obat tradisional tanpa izin edar. Petugas juga menemukan produk yang diperjualbelikan tanpa resep dokter.
Sebanyak kurang lebih 29 jenis produk kemudian diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan proses lebih lanjut. Di antaranya produk yang dikenal dengan nama Uong, Kenzo, Urat Madu, Soloco, Hajar Jahanam, Siberia, Landak, Sadah, Black Anti King, Semalam di Madura, Gali-Gali, Kopi Pinang Madu, Tongkat Arab, Kayu Lanang, Cap Beruang, Cobra X, Lanang Sejati, Tongkat Naga, Pusaka Dayak hingga Antalgin Pim.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Mufakhir, S.H., M.H., mengatakan pengawasan dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus penegakan hukum untuk melindungi masyarakat dari peredaran obat ilegal.
&ldquo;Pengawasan ini merupakan upaya bersama untuk memastikan obat dan produk kesehatan yang beredar aman serta memenuhi ketentuan. Kami mengimbau masyarakat agar lebih teliti dan tidak membeli atau mengonsumsi obat yang tidak memiliki izin edar,&rdquo; ujarnya.
Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan saksi, mengumpulkan barang bukti, serta mendalami temuan tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ PDAM Tirta Tawar Salurkan Bantuan Pakaian dan Sembako untuk Korban Kebakaran di Jagong ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-119855/pdam-tirta-tawar-salurkan-bantuan-pakaian-dan-sembako-untuk-korban-kebakaran-di-jagong</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-11T16:14:10+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-119855/pdam-tirta-tawar-salurkan-bantuan-pakaian-dan-sembako-untuk-korban-kebakaran-di-jagong</guid>
        <description>
            <![CDATA[ PDAM Tirta Tawar Salurkan Bantuan Pakaian dan Sembako untuk Korban Kebakaran di Jagong ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | TAKENGON &mdash; Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tawar menunjukkan kepedulian sosialnya terhadap masyarakat terdampak musibah kebakaran di Kampung Jagong, Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah. PDAM Tirta Tawar menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa sembako dan pakaian layak pakai langsung ke posko utama penanggulangan bencana pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Penyerahan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh jajaran direksi dan staf PDAM Tirta Tawar yang turun ke lokasi untuk menyerahkan bantuan secara simbolis kepada petugas posko dan perwakilan warga terdampak.
Direktur PDAM Tirta Tawar menyampaikan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk rasa empati dan kepedulian kekeluargaan seluruh keluarga besar PDAM Tirta Tawar terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.
"Musibah ini adalah duka kita bersama. Kami berharap bantuan sembako dan pakaian ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Kampung Jagong yang kehilangan harta benda akibat musibah kebakaran ini," ujarnya saat menyerahkan bantuan di posko.
Rincian Bantuan yang DiberikanAdapun bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok sehari-hari dan pakaian:
Sembako: minyak goreng, telur, mi instan dan gula.
Pakaian: Pakaian dewasa, pakaian anak-anak, serta selimut layak pakai.
Perwakilan masyarakat dan petugas posko bencana Kampung Jagong menyambut hangat kedatangan rombongan dan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian PDAM Tirta Tawar. Bantuan tersebut nantinya akan segera didistribusikan secara merata kepada seluruh KK yang terdampak musibah kebakaran.
Selain menyalurkan bantuan fisik, pihak PDAM Tirta Tawar juga memastikan pasokan dan distribusi air bersih ke area sekitar posko pengungsian tetap aman dan berjalan lancar guna menunjang kebutuhan sanitasi warga selama masa pemulihan. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Lima Kategori Korban Kebakaran Pasar Jagong, Korban Tidak Hanya Pemilik Rumah, Banyak Penyewa dan An ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-119719/lima-kategori-korban-kebakaran-pasar-jagong-korban-tidak-hanya-pemilik-rumah-banyak-penyewa-dan-an</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-11T08:27:24+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-119719/lima-kategori-korban-kebakaran-pasar-jagong-korban-tidak-hanya-pemilik-rumah-banyak-penyewa-dan-an</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Lima Kategori Korban Kebakaran Pasar Jagong, Korban Tidak Hanya Pemilik Rumah, Banyak Penyewa dan Anak Kos ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah : Musibah kebakaran yang melanda Kompleks Pasar Jagong, Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget Aceh Tengah pada Minggu (09/08/2026) tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga memperlihatkan kompleksitas status para korban yang terdampak.
Dari pendataan Pemerintah Kampung Jeget Ayu, tercatat 96 bangunan terdampak, terdiri dari 73 rumah pribadi, dengan total 60 kepala keluarga (KK) dan 243 jiwa terdampak. (Data juga menyebut 255 Jiwa)
Namun jika dicermati lebih spesifik, korban kebakaran terdiri dari beberapa kategori yang memiliki kondisi sosial dan ekonomi yang berbeda-beda. Hal ini penting diperhatikan agar penyaluran bantuan dapat lebih tepat sasaran.
&nbsp;*Lima Kategori Korban*&nbsp;
Pertama, terdapat KK pemilik rumah yang tinggal di lokasi sekaligus menjalankan usaha di tempat tersebut. Kelompok ini mengalami kerugian ganda karena kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber mata pencaharian. Banyak pelaku usaha pasar yang selama ini menggantungkan hidup dari usaha kelontong, warung makan, jahit, apotek, konter ponsel, dan usaha lainnya termasuk dalam kategori ini.
Kedua, ada KK pemilik rumah tetapi tidak tinggal di lokasi. Rumah tersebut disewakan atau ditempati orang lain agar tidak kosong. Meski tidak kehilangan tempat tinggal secara langsung, mereka tetap mengalami kerugian aset berupa bangunan dan fasilitas yang terbakar.
Ketiga, terdapat KK pemilik rumah yang menggunakan rumah tersebut hanya untuk tempat tinggal. Mereka tidak menjalankan usaha di lokasi dan umumnya bekerja sebagai petani, buruh, atau pekerjaan harian lainnya. Kelompok ini kehilangan tempat berteduh dan harta benda keluarga yang selama ini dikumpulkan bertahun-tahun.
Keempat, ada KK yang hanya menyewa rumah dan menempatinya bersama keluarga. Mereka bisa berprofesi sebagai petani, pedagang, buruh, atau pekerja informal lainnya. Kelompok penyewa ini menghadapi situasi yang cukup berat karena kehilangan tempat tinggal, sementara rumah yang ditempati bukan milik mereka sendiri.
Kelima, korban juga mencakup anak kos yang tinggal di kawasan Pasar Jagung. Sebagian dari mereka merupakan pelajar, mahasiswa, atau pekerja yang menyewa kamar di sekitar kompleks pasar. Mereka kehilangan pakaian, dokumen penting, perlengkapan sekolah atau kerja, serta tempat tinggal sementara.
&nbsp;*Perlunya Pendataan Berbasis Status Korban*&nbsp;
Mencernati situasi di lapangan perlu pengelompokan korban berdasarkan status kepemilikan dan fungsi rumah sangat penting untuk proses verifikasi bantuan, penentuan prioritas hunian sementara, bantuan usaha, maupun bantuan sosial lainnya.
Korban yang kehilangan rumah sekaligus usaha tentu membutuhkan penanganan berbeda dengan korban yang kehilangan aset sewaan, tempat tinggal, atau barang-barang pribadi sebagai penyewa dan anak kos.
Hingga saat ini, Pemerintah Kecamatan Jagong Jeget dan Kampung Jegat Ayu bersama instansi terkait masih melakukan pendataan lanjutan untuk memisahkan secara rinci jumlah korban pada masing-masing kategori tersebut. Pendataan yang lebih detail diharapkan dapat menjadi dasar penyaluran bantuan yang lebih adil dan sesuai dengan kondisi nyata para korban kebakaran Pasar Jagong Jeget. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Ketua DPW dan 22  Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten/Kota Se-Aceh Tahun 2026 Resmi Dilantik ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-119702/ketua-dpw-dan-22-ketua-dpd-partai-gema-bangsa-kabupatenkota-se-aceh-tahun-2026-resmi-dilantik</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-10T22:55:27+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-119702/ketua-dpw-dan-22-ketua-dpd-partai-gema-bangsa-kabupatenkota-se-aceh-tahun-2026-resmi-dilantik</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Ketua DPW dan 22  Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten/Kota Se-Aceh Tahun 2026 Resmi Dilantik ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | BANDA ACEH &ndash; Partai Gema Bangsa menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Se-Aceh pada Sabtu (08/08/2026) di Hotel Grand Aceh Syariah.
Agenda tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsilidasi organisasi dan menyiapkan langkah politik partai di seluruh kabupaten/kota. Pelantikan struktur daerah sekaligus menandai dimulainya kerja konsolidasi yang lebih intensif hingga ke tingkat akar rumput.
Kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, Ketua DPW Partai Gema Bangsa Aceh m, Hamdan Hamid, serta jajaran pengurus DPD dari berbagai daerah di Aceh.
Dalam arahannya, Ahmad Rofiq menegaskan bahwa," kekuatan partai harus dibangun dari struktur yang solid, aktif dan dekat dengan masyarakat. Ia meminta seluruh pengurus yang baru dilantik tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi segera bergerak membangun komunikasi dengan masyarakat serta memperkuat basis dukungan di daerah masing-masing," ujarnya.
Ahmad Rofiq juga menyoroti pentingnya desentralisasi &nbsp;politik sebagai bagian dari arah pengembangan Partai Gema Bangsa. Menurutnya, kewenangan politik di tingkat wilayah dan daerah harus diperkuat agar pengambilan keputusan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan tidak seluruhbya tergantung pada pusat, terutama untuk Aceh yang memiliki kekhususan dalam sistem pemerintahan.
Sementara itu Ketua DPW Partai Gema Bangsa Aceh, Hamdan Hamid menyatakan siap memperkuat solidaritas internal dan memastikan seluruh struktur partai bekerja secara terarah. Ia berharap Rakorwil tersebut melahirkan strategi kader yang konkret, mulai dari penguatan kader, konsolidasi organisasi, hingga pendekatan yang lebih intensif kepada masyarakat.
Rakorwil juga membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penguatan struktur organisasi, konsolidasi kader, desentralisasi, kewenangan politik, serta persiapan menghadapi agenda politik mendatang. Partai Gena Bangsa berharap konsolidasi tersebut menjadi fondasi untuk membangun kekuatan politik yang lebih kokoh dan mampu menghadirkan gagasan yang sesuai dengan aspirasi masyarakat.
Diwaktu yang sama Ketua DPD Partai Gema Bangsa Aceh Tengah &nbsp;Muhammad Dasa menyatakan siap dalam memanaskan mesin politik Partai Gema Bangsa yang baru saja ia emban sebagai orang nomor satu di Partai Gema Bangsa Kabupaten Aceh Tengah ini.
"Kami sudah memiliki langkah-langkah strategis yang akan kami implementasi kan secara masif agar tujuan partai di terima oleh masyarakat dengan adanya pendekatan terhadap DPC yang kita bangun secara kebersamaan dan kekeluargaan lebih mendalam," ucap Dasa.
Bersamaan dengan dilantiknya pengurus DPW dan DPD 22 Kabupaten/Kota Se-provinsi Aceh ini Nama-nama Pengurus DPD Partai Gema Bangsa Se-Provinsi Aceh yang Dilantik pada Sabtu (08/08/2026) sebagai berikut :
(1). DPD Kota Banda Aceh, Ketua : Zaidah Gading, Sekretaris : Sejahtera Andi Putra. (2). DPD. Kab Aceh Besar Ketua : M. Agusnadi, Sekretaris : Setia Budi. (3). DPD Kota Sabang, Ketua: Zulfikar, Sekretaris: Salsabila Nahul. (4). DPD Kab. Pidie Ketua: Saiful Bahri, Sekretaris: Muhammad Agus Bina. (5). DPD Kab. Pidie Jaya, Ketua: Abdullah Hanafiah, Sekretaris : Fadhlumi
Selanjutnya (6). DPD Kab. Bireuen, Ketua : Marzuki. Sekretaris : Fathiah. (7). DPD Kab. Aceh Tengah, Ketua : Muhammad Dasa. Sekretaris : Iskandar. (8). DPD Kab. Bener Meriah, Ketua : Mahya Abadi, Sekretaris : Nahya Arifin. (9). DPD Kab. Aceh Utara, Ketua : Jafar Abdullah, Sekretaris : Mukhlis, S.IP, (10). DPD Kota Lhokseumawe, Ketua : Nur Afrina, S.Pd. Sekretaris : Ernalis
(11). DPD Kab. Aceh Timur, Ketua: Syarbaini. Sekretaris : Yusmaidar Ajas. (12). DPD Kota Langsa, Ketua: Drs. Iriansyah, M.H. Sekretaris: Aqilla Salsabilla, S.Pd. (13). DPD Kab. Aceh Tamiang, Ketua: Asra. Sekretaris: Arifin Hasan. (15). DPD Kab. Gayo Lues, Ketua: Idris. Sekretaris : Amin Rais. (16). DPD Kab. Aceh Singkil., Ketua: Dahrusyid. Sekretaris: Sabri.&nbsp;
(17). DPD Kab. Aceh Barat Daya, Ketua: Said Rahmad Fadhil. Sekretaris: Azhar Syam. (18). DPD Kota Subulussalam, Ketua : Masrur. Sekretaris: Arsali Jaiman. (19). DPD Kab. Aceh Barat, Ketua: Rasyidin. Sekretaris: Samsul bahri(20). DPD Kab. Simeulue, Ketua :Safri Yuanda. Sekretaris: Kasnu Adami. (21). DPD Kab. Nagan Raya, Ketua : Drs. H. Muhajir Hsb. Sekretaris: Nasruddin, SH. (22). DPD Kab. Aceh Jaya, Ketua : Rahmad Syawal. Sekretaris : Suwardi. &nbsp;(IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Ketua DPW dan 22  Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten/Kota Se-Aceh Tahun 2006 Resmi Dilantik ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-119699/ketua-dpw-dan-22-ketua-dpd-partai-gema-bangsa-kabupatenkota-se-aceh-tahun-2006-resmi-dilantik</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-10T22:24:49+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-119699/ketua-dpw-dan-22-ketua-dpd-partai-gema-bangsa-kabupatenkota-se-aceh-tahun-2006-resmi-dilantik</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Ketua DPW dan 22  Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten/Kota Se-Aceh Tahun 2006 Resmi Dilantik ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | BANDA ACEH &ndash; Partai Gema Bangsa menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Se-Aceh pada Sabtu (08/08/2026) di Hotel Grand Aceh Syariah.
Agenda tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsilidasi organisasi dan menyiapkan langkah politik partai di seluruh kabupaten/kota. Pelantikan struktur daerah sekaligus menandai dimulainya kerja konsolidasi yang lebih intensif hingga ke tingkat akar rumput.
Kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, Ketua DPW Partai Gema Bangsa Aceh m, Hamdan Hamid, serta jajaran pengurus DPD dari berbagai daerah di Aceh.
Dalam arahannya, Ahmad Rofiq menegaskan bahwa," kekuatan partai harus dibangun dari struktur yang solid, aktif dan dekat dengan masyarakat. Ia meminta seluruh pengurus yang baru dilantik tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi segera bergerak membangun komunikasi dengan masyarakat serta memperkuat basis dukungan di daerah masing-masing," ujarnya.
Ahmad Rofiq juga menyoroti pentingnya desentralisasi &nbsp;politik sebagai bagian dari arah pengembangan Partai Gema Bangsa. Menurutnya, kewenangan politik di tingkat wilayah dan daerah harus diperkuat agar pengambilan keputusan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan tidak seluruhbya tergantung pada pusat, terutama untuk Aceh yang memiliki kekhususan dalam sistem pemerintahan.
Sementara itu Ketua DPW Partai Gema Bangsa Aceh, Hamdan Hamid menyatakan siap memperkuat solidaritas internal dan memastikan seluruh struktur partai bekerja secara terarah. Ia berharap Rakorwil tersebut melahirkan strategi kader yang konkret, mulai dari penguatan kader, konsolidasi organisasi, hingga pendekatan yang lebih intensif kepada masyarakat.
Rakorwil juga membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penguatan struktur organisasi, konsolidasi kader, desentralisasi, kewenangan politik, serta persiapan menghadapi agenda politik mendatang. Partai Gena Bangsa berharap konsolidasi tersebut menjadi fondasi untuk membangun kekuatan politik yang lebih kokoh dan mampu menghadirkan gagasan yang sesuai dengan aspirasi masyarakat.
Diwaktu yang sama Ketua DPD Partai Gema Bangsa Aceh Tengah &nbsp;Muhammad Dasa menyatakan siap dalam memanaskan mesin politik Partai Gema Bangsa yang baru saja ia emban sebagai orang nomor satu di Partai Gema Bangsa Kabupaten Aceh Tengah ini.
"Kami sudah memiliki langkah-langkah strategis yang akan kami implementasi kan secara masif agar tujuan partai di terima oleh masyarakat dengan adanya pendekatan terhadap DPC yang kita bangun secara kebersamaan dan kekeluargaan lebih mendalam," ucap Dasa.
Bersamaan dengan dilantiknya pengurus DPW dan DPD 22 Kabupaten/Kota Se-provinsi Aceh ini Nama-nama Pengurus DPD Partai Gema Bangsa Se-Provinsi Aceh yang Dilantik pada Sabtu (08/08/2026) sebagai berikut :
(1). DPD Kota Banda Aceh, Ketua : Zaidah Gading, Sekretaris : Sejahtera Andi Putra. (2). DPD. Kab Aceh Besar Ketua : M. Agusnadi, Sekretaris : Setia Budi. (3). DPD Kota Sabang, Ketua: Zulfikar, Sekretaris: Salsabila Nahul. (4). DPD Kab. Pidie Ketua: Saiful Bahri, Sekretaris: Muhammad Agus Bina. (5). DPD Kab. Pidie Jaya, Ketua: Abdullah Hanafiah, Sekretaris : Fadhlumi
Selanjutnya (6). DPD Kab. Bireuen, Ketua : Marzuki. Sekretaris : Fathiah. (7). DPD Kab. Aceh Tengah, Ketua : Muhammad Dasa. Sekretaris : Iskandar. (8). DPD Kab. Bener Meriah, Ketua : Mahya Abadi, Sekretaris : Nahya Arifin. (9). DPD Kab. Aceh Utara, Ketua : Jafar Abdullah, Sekretaris : Mukhlis, S.IP, (10). DPD Kota Lhokseumawe, Ketua : Nur Afrina, S.Pd. Sekretaris : Ernalis
(11). DPD Kab. Aceh Timur, Ketua: Syarbaini. Sekretaris : Yusmaidar Ajas. (12). DPD Kota Langsa, Ketua: Drs. Iriansyah, M.H. Sekretaris: Aqilla Salsabilla, S.Pd. (13). DPD Kab. Aceh Tamiang, Ketua: Asra. Sekretaris: Arifin Hasan. (15). DPD Kab. Gayo Lues, Ketua: Idris. Sekretaris : Amin Rais. (16). DPD Kab. Aceh Singkil., Ketua: Dahrusyid. Sekretaris: Sabri.&nbsp;
(17). DPD Kab. Aceh Barat Daya, Ketua: Said Rahmad Fadhil. Sekretaris: Azhar Syam. (18). DPD Kota Subulussalam, Ketua : Masrur. Sekretaris: Arsali Jaiman. (19). DPD Kab. Aceh Barat, Ketua: Rasyidin. Sekretaris: Samsul bahri(20). DPD Kab. Simeulue, Ketua :Safri Yuanda. Sekretaris: Kasnu Adami. (21). DPD Kab. Nagan Raya, Ketua : Drs. H. Muhajir Hsb. Sekretaris: Nasruddin, SH. (22). DPD Kab. Aceh Jaya, Ketua : Rahmad Syawal. Sekretaris : Suwardi. &nbsp;(IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ PDAM Tirta Tawar Siagakan Armada Dukung Kunjungan Wakil Presiden ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-118977/pdam-tirta-tawar-siagakan-armada-dukung-kunjungan-wakil-presiden</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-06T14:53:48+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-118977/pdam-tirta-tawar-siagakan-armada-dukung-kunjungan-wakil-presiden</guid>
        <description>
            <![CDATA[ PDAM Tirta Tawar Siagakan Armada Dukung Kunjungan Wakil Presiden ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Takengon - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tawar Aceh Tengah menunjukkan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran kunjungan kerja Wakil Presiden ke Kabupaten Aceh Tengah. Di bawah arahan Direktur PDAM Tirta Tawar, Salman, SM, Tim teknis dikerahkan untuk memastikan ketersediaan air bersih dan fasilitas sanitasi di setiap titik kegiatan rombongan.
Suasana di dataran tinggi Gayo tampak semakin sibuk menjelang agenda kenegaraan tersebut. Berbagai instansi melakukan persiapan secara terpadu guna menjamin seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan nyaman. PDAM Tirta Tawar menjadi salah satu unsur pendukung penting dengan menyiagakan armada mobil tangki air bersih beserta personel teknis di lapangan.
Sebelum diterjunkan, armada mobil tangki menjalani pemeriksaan menyeluruh, mulai dari perawatan mesin, pembersihan tangki, hingga pengujian kualitas air untuk memastikan pasokan yang didistribusikan memenuhi standar kebersihan dan layak digunakan. Mobil tangki ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti lokasi pendaratan, area peninjauan, tempat istirahat, hingga pusat kegiatan utama.
Direktur PDAM Tirta Tawar, Salman, SM, mengatakan kesiapan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya pada agenda kenegaraan yang membawa nama baik Kabupaten Aceh Tengah.
"PDAM Tirta Tawar berkomitmen memastikan kebutuhan air bersih selama kunjungan kerja Wakil Presiden terpenuhi dengan baik. Seluruh personel dan armada kami siagakan agar pelayanan berjalan lancar tanpa kendala," ujarnya.
Para petugas bekerja secara bergantian dan berkoordinasi dengan tim protokol serta aparat pengamanan untuk memastikan distribusi air bersih berlangsung efektif. Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap suksesnya agenda kunjungan kerja Wakil Presiden di Tanah Gayo. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Diduga Ada Permainan Tidak Sehat di Lingkungan  PU PR Aceh, Kegiatan Pemilaharaan Jalan tidak Meliba ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-118809/diduga-ada-permainan-tidak-sehat-di-lingkungan-pu-pr-aceh-kegiatan-pemilaharaan-jalan-tidak-meliba</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-05T19:53:59+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-118809/diduga-ada-permainan-tidak-sehat-di-lingkungan-pu-pr-aceh-kegiatan-pemilaharaan-jalan-tidak-meliba</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Diduga Ada Permainan Tidak Sehat di Lingkungan  PU PR Aceh, Kegiatan Pemilaharaan Jalan tidak Melibatkan UPTD Wilayah ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Banda Aceh - Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan rutin ruas jalan Provinsi, pemeliharaan berkala jalan,&nbsp; motong rumput bahu jalan, penanganan darurat (pembersihan longsor dan pemulihan badan jalan), dan pekerjaan pengendalian tanaman rumija ruas jalan diduga ada permainan tidak sehat di dalam ketentuan yang seharus.
Dugaan tersebut setelah pihak media ini menghubungi salah satu kepala UPTD Wilayah untuk mengecek kebenaran, karna saat dilihat dilapangan, kegiatan pemeliharaan jalan tidak&nbsp; ada dilakukan pekerjaannya, sehingga pihak media menghubungi kepala UPTD Wilayah setempat.
Kegiatan Pemilaharaan Berkala jalan yang menggunakan anggaran DAU dengan nilai kontrak Rp. 251.176.816.056.00., namun dalam pelaksanaan teknis dilapangan harus nya dikerjakan UPTD wilayah yang ada didaerah masing-masing wilayah seluruh Aceh, agar kegiatan pemeliharaan jalan dan jembatan terlaksana dengan, serta&nbsp; terkontrol secara menyeluruh.
Tetapi tidak seperti hal yang di harapkan, kegiatan tersebut hanya dilaksanakan oleh salah satu pptk yang ditunjuk oleh kepala dinas PU PR Aceh, sementara UPTD yang berada di wilayah bingung karna tidak dilibatkan atau ditunjuk sebagai pelaksana.
Menurut informasi yang dihimpun oleh awak media ini, kegiatan tersebut telah amperah untuk penarikan anggaranya, bahkan anggaran ini hanya dikelolah oleh langsung pptk yang bukan pungsi nya.
Kepala Dinas PU PR Aceh Mawardi ST, saat dihubungi pihak media melalui chatting WhatsApp danTelepon selulernya untuk dikonfirmasi tidak merespons higa saat berita ini diturunkan, begitu juga hal dengan PPTK, Ir. Ruthmillah, S.T, M.T, M.Si yang memegang semua kegiatan tersebut tidak menanggapi awak&nbsp; media saat akan di konfirmasi.
Masyarakat berharap persoalan ini harus segera di tindak lanjuti oleh pihak yang berwenang, agar uang masyarakat tidak disalah gunakan sehingga merugikan Negara. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Organisasi Media SMSI Aceh Tengah Lakukan Konsolidasi Pengurus Baru, "Perkuat Integritas Bersama" ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-118628/organisasi-media-smsi-aceh-tengah-lakukan-konsolidasi-pengurus-baru-perkuat-integritas-bersama</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-08-05T03:38:50+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-118628/organisasi-media-smsi-aceh-tengah-lakukan-konsolidasi-pengurus-baru-perkuat-integritas-bersama</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Organisasi Media SMSI Aceh Tengah Lakukan Konsolidasi Pengurus Baru, "Perkuat Integritas Bersama" ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | TAKENGON - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Aceh Tengah akan kembali ikut memberi warna baru dalam perkembangan industri media siber di Indonesia, khususnya di wilayah tengah Aceh.&nbsp;&lrm;&lrm;Hal tersebut terungkap dalam konsolidasi kepada calon pengurus SMSI Aceh Tengah yang digelar di SMEA Premium Takengon, Selasa (4/8/2026).&nbsp;&lrm;&lrm;"Pertemuan ini adalah meneruskan langkah konsolidasi untuk kita sebagai pengurus yang akan membangun organisasi ini," ujar Yusra Amri, Sekjend SMSI Aceh Tengah, seraya mengatakan sebanyak 14 personel yang mewakili perusahaan media masing-masing yang akan tergabung.&lrm;&lrm;Langkah tersebut dinilai penting, karena dalam membangun organisasi harus diawali dengan semangat dan silaturahmi. "Pertemuan hari ini sekaligus menyelaraskan langkah, dan rencana kerja yang sejatinya diawali rasa kebersamaan dan saling memiliki. " kata Yuse, sapaan akrab Yusra Amri.&nbsp;&lrm;&lrm;Lebih lanjut Ketua SMSI Aceh Tengah Jurnalisa menekankan langkah strategis yang mesti ditempuh untuk menyatukan visi dan misi.&nbsp;&lrm;&lrm;"Organisasi ini bukan milik pribadi. Justru karena itu hal yang juga penting adalah adanya rasa tanggung jawab yang menjadi nilai inti untuk memperkuat integritas bersama," tegas Jurnalisa.&lrm;&lrm;Menurut Jurnalisa, tanggung jawab berorganisasi adalah kesadaran setiap anggota untuk menjalankan tugas, mematuhi aturan, dan memberikan kontribusi nyata. "Untuk mencapai hal itu, dapat kita cerminkan dari hadirnya kawan-kawan untuk membersamai suatu agenda, seperti hari ini," katanya.&lrm;&lrm;Menyahuti penegasan Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, bahwa SMSI merupakan organisasi perusahaan media, bukan organisasi profesi wartawan; Jurnalisa mengamini.&lrm;&lrm;"Ya! Seperti yang pernah disampaikan Ketua Umum SMSI Pusat, bahwa seluruh pengurus dan anggota SMSI diharapkan memiliki pola pikir sebagai pengusaha media yang berorientasi pada pengembangan usaha dan kemitraan bisnis," seru mantan Ketua PWI Aceh Tengah dua periode ini.&lrm;&lrm;"Tapi, peran dan fungsi sebagai kontrol sosial, tetap harus diiringi. Sebagai pekerja media," cetus Jurnalisa.&lrm;&lrm;Saat Memperingati HPN 2026&lrm;&lrm;Cerita singkat kilas balik Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 Tahun 2026, SMSI memperingatinya dengan rangkaian peletakan batu pertama pembangunan Museum Media Siber Indonesia dan peresmian Monumen Siber di Kota Serang.&nbsp;&lrm;&lrm;Semangat HPN tersebut juga tergambar di Takengon. Hal tersebut dengan berlangsungnya peringatan HPN oleh SMSI Aceh Tengah.&nbsp;&lrm;&lrm;Saat itu, SMSI Aceh Tengah telah benar-benar memulai warna baru untuk mengepakkan sayapnya. Tidak ada istilah &nbsp;"sekedar seremoni". Tapi bentuk refleksi.&nbsp;&lrm;&lrm;"Peringatan HPN ke-80 2026 yang kita gelar waktu itu, juga untuk menghormati peran insan pers dalam kehidupan demokrasi," ungkap Jurnalisa.&lrm;&lrm;HPN Tahun 2026 yang berlangsung di dataran tinggi Gayo Takengon oleh SMSI Aceh Tengah, diisi dengan beragam rangkaian. Bukan soal sederhana. Tapi dari jejeran ucapan melalui karangan bunga, menandakan betapa pentingnya keberadaan pilar demokrasi, sebagai mitra pembangunan. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ BUMN Diminta Utamakan Tenaga Kerja Lokal pada Proyek Rehabilitasi Pascabencana Aceh ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-117121/bumn-diminta-utamakan-tenaga-kerja-lokal-pada-proyek-rehabilitasi-pascabencana-aceh</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-27T19:44:57+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-117121/bumn-diminta-utamakan-tenaga-kerja-lokal-pada-proyek-rehabilitasi-pascabencana-aceh</guid>
        <description>
            <![CDATA[ BUMN Diminta Utamakan Tenaga Kerja Lokal pada Proyek Rehabilitasi Pascabencana Aceh ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Redelong &ndash; Ketua Pembela Tanah Air (PETA) Kabupaten Bener Meriah, Said Abdullah, meminta pemerintah dan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menangani rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi Aceh 2025 agar lebih mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal.
Menurut Said Abdullah, sejumlah perusahaan BUMN saat ini sedang mengerjakan berbagai proyek strategis pemulihan infrastruktur di Aceh, di antaranya PT Hutama Karya yang menangani pembangunan Jalan Nasional ruas Takengon&ndash;Blangkejeren, PT Waskita yang mengerjakan segmen Takengon&ndash;Lampahan, PT Nindya Karya pada ruas Jalan KKA, serta PT Pembangunan Perumahan (PT PP) yang menangani pembangunan jalan dan jembatan ruas Takengon&ndash;Bireuen.
Ia mengatakan, bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh pada 2025 telah menimbulkan kerusakan yang luas, tidak hanya terhadap infrastruktur, tetapi juga sektor kehutanan, pertanian, kondisi sosial masyarakat, perekonomian mikro maupun makro, hingga hilangnya banyak lapangan pekerjaan.
&ldquo;Dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi memang muncul banyak kegiatan yang berpotensi menciptakan lapangan kerja. Namun, fakta di lapangan menunjukkan tenaga kerja lokal belum memperoleh kesempatan yang memadai karena sebagian besar perusahaan konstruksi justru lebih banyak mendatangkan pekerja dari luar Aceh, bahkan dari luar Pulau Sumatra,&rdquo; kata Said Abdullah.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat disayangkan karena masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana seharusnya menjadi pihak pertama yang memperoleh manfaat ekonomi dari proyek-proyek pemulihan yang dibiayai negara.
Said juga menilai Pemerintah Aceh maupun pemerintah kabupaten/kota belum menunjukkan keberpihakan yang kuat terhadap masyarakat lokal dalam proses rehabilitasi pascabencana. Ia menilai pemerintah terkesan pasif dan tidak memiliki posisi tawar yang kuat kepada perusahaan pelaksana proyek.
&ldquo;Seolah-olah pemerintah menganggap masyarakat yang terdampak bencana sudah pulih secara ekonomi. Padahal kenyataannya banyak warga yang masih kehilangan mata pencaharian. Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota seharusnya hadir dan memiliki bargaining position agar perusahaan memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal,&rdquo; ujarnya.
Said Abdullah berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret dengan mewajibkan setiap perusahaan yang mengerjakan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh untuk memprioritaskan perekrutan tenaga kerja dari daerah terdampak.
Ia juga menyampaikan sindiran keras terhadap kondisi tersebut.
&ldquo;Saya berharap, perhatikan masyarakat lokal yang terdampak bencana. Jangan sampai nyamuk yang menggigit orang Aceh pun harus dibawa dari luar daerah,&rdquo; sindir Said Abdullah.
Menurutnya, kebijakan yang berpihak kepada tenaga kerja lokal bukan hanya akan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, tetapi juga menciptakan rasa keadilan bagi warga yang selama ini menjadi korban bencana alam. Pemerintah, kata dia, harus memastikan setiap proyek rehabilitasi tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menjadi instrumen untuk menghidupkan kembali perekonomian masyarakat Aceh. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Polres Aceh Tengah Bersama Tim Gabungan Melakukan Penyisiran ke Lokasi PETI Desa Alur Badak Pegasing ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-116831/polres-aceh-tengah-bersama-tim-gabungan-melakukan-penyisiran-ke-lokasi-peti-desa-alur-badak-pegasing</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-26T10:04:33+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-116831/polres-aceh-tengah-bersama-tim-gabungan-melakukan-penyisiran-ke-lokasi-peti-desa-alur-badak-pegasing</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Polres Aceh Tengah Bersama Tim Gabungan Melakukan Penyisiran ke Lokasi PETI Desa Alur Badak Pegasing  ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Polres Aceh Tengah melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Satuan Samapta menertibkan lokasi yang diduga menjadi tempat praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Mas Arba, Kampung Arul Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan penertiban tersebut merupakan tindak lanjut komitmen Polres Aceh Tengah dalam menindak aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan serta melanggar ketentuan hukum.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufiq, S.I.K., M.H. melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Mufakhir, S.H., M.H. mengatakan, operasi dilakukan oleh tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim bersama Kasat Samapta Iptu Misbah, melibatkan personel Satreskrim dan Sat Samapta Polres Aceh Tengah.
"Tim gabungan bersama Kepala Desa Arul Badak melakukan penyisiran ke lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat aktivitas penambangan emas tanpa izin," ujar AKP Abdul Mufakhir.
Dalam penyisiran tersebut, petugas menemukan sebuah gubuk dua lantai berukuran sekitar 3 x 6 meter yang diduga digunakan sebagai pos aktivitas penambangan. Namun, saat dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan seorang pun pekerja maupun pelaku di lokasi.
Selain itu, petugas juga menemukan lubang galian menyerupai sumur dengan diameter sekitar satu meter dan kedalaman diperkirakan mencapai delapan meter yang diduga digunakan sebagai lokasi penggalian material emas.
Di sekitar lokasi, tim menemukan sekitar 300 karung berukuran 10 kilogram berisi campuran tanah dan batu yang diduga mengandung unsur emas hasil penggalian. Sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas PETI juga ditemukan dan diamankan sebagai barang bukti.
Barang bukti yang diamankan antara lain 300 karung material tanah bercampur batu, satu unit mesin blower beserta selang udara, satu unit gerobak dorong, satu unit kincir air pembangkit listrik, satu buah cangkul, satu buah sekop, satu set perangkat listrik tenaga surya, satu set rangkaian kayu penarik tali dari dalam lubang galian, serta beberapa rangkaian kabel dan perlengkapan instalasi listrik.
Seluruh barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Aceh Tengah untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kasat Reskrim menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan, data, serta alat bukti lainnya. Polisi juga akan memeriksa aparatur desa maupun saksi-saksi yang mengetahui aktivitas pertambangan ilegal tersebut.
"Polres Aceh Tengah berkomitmen melakukan penegakan hukum terhadap setiap aktivitas pertambangan tanpa izin. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan penambangan ilegal karena selain melanggar hukum, aktivitas tersebut dapat membahayakan keselamatan dan menimbulkan kerusakan lingkungan," tegas AKP Abdul Mufakhir.
Kegiatan penertiban berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 19.30 WIB dan berakhir dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif. Polisi memastikan penyelidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas dugaan aktivitas PETI tersebut. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ PDAM Tirta Tawar Takengon Raih Penghargaan Platinum Award BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2026 ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-116008/pdam-tirta-tawar-takengon-raih-penghargaan-platinum-award-bpjs-ketenagakerjaan-tahun-2026</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-21T13:59:31+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-116008/pdam-tirta-tawar-takengon-raih-penghargaan-platinum-award-bpjs-ketenagakerjaan-tahun-2026</guid>
        <description>
            <![CDATA[ PDAM Tirta Tawar Takengon Raih Penghargaan Platinum Award BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2026 ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | TAKENGON &ndash; Perusahaan daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tawar Kabupaten Aceh Tengah raih Penghargaan Platinum Award BPJS Ketenagakerjaaan Tahun 2026.
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PDAM Tirta Tawar sukses meraih penghargaan sebagai Badan Usaha Terbaik dalam menunjukan komitmen dan kepatuhan dalam melaksanakan kewajiban kepesertaan serta penyelenggaraan Program &nbsp;Jaminan Sosial Ketenagakerjaan 4 Program &nbsp;(JKK, JKM, JHT, Dan JP) di Lapangan Sekda Kab Aceh Tengah, Senin (20 Juli 2026).
Penghargaan bergengsi ini di serahkan langsung oleh Bapak Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si dan diterima langsung oleh &nbsp;Direktur PDAM Tirta Tawar Salman, S.M. Penghargaan ini menjadi pengakuan nyata atas komitmen PDAM Tirta Tawar yang konsisten mewajibkan seluruh karyawan/ti ikut melaksanakan kepesertaan &nbsp;BPJS Ketenagakerjaan ini.
"Terima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan kepada kami PDAM Tirta Tawar. Pencapaian ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami Karyawan/ti dalam Melayanani Air Bersih kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Aceh Tengah. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Jaga Kondusifitas, Samapta Polres Aceh Tengah Patroli Toko Emas dan Sejumlah Tempat Strategis ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-115780/jaga-kondusifitas-samapta-polres-aceh-tengah-patroli-toko-emas-dan-sejumlah-tempat-strategis</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-20T12:27:09+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-115780/jaga-kondusifitas-samapta-polres-aceh-tengah-patroli-toko-emas-dan-sejumlah-tempat-strategis</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Jaga Kondusifitas, Samapta Polres Aceh Tengah Patroli Toko Emas dan Sejumlah Tempat Strategis ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah &ndash; Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap kondusif, Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Aceh Tengah kembali mengintensifkan kegiatan Patroli Perintis Presisi Kota di sejumlah titik strategis yang dinilai memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi, Senin (20/7/2026).
Patroli yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menyasar beberapa lokasi vital, di antaranya Toko Emas, SPBU Jalan Lintang, Terminal Paya Ilang, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Takengon.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta IPTU Misbah, menjelaskan bahwa patroli rutin ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Selain melakukan pemantauan di lokasi-lokasi rawan, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan masyarakat dan para pemuda yang ditemui di sepanjang rute patroli. Dalam kesempatan tersebut, petugas mengimbau agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun merugikan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
Kehadiran personel Polri di lapangan juga bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama di kawasan objek vital seperti toko emas, perbankan, SPBU, dan terminal yang memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun hambatan yang berarti dalam pelaksanaan patroli.
Melalui kegiatan Patroli Perintis Presisi Kota yang dilakukan secara rutin, Polres Aceh Tengah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus memperkuat langkah-langkah pencegahan terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Aceh Tengah. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Feri Yanto Menegaskan, KNPI Aceh Tengah Siap Kawal Pemerintah ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-115450/feri-yanto-menegaskan-knpi-aceh-tengah-siap-kawal-pemerintah</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-18T16:23:47+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-115450/feri-yanto-menegaskan-knpi-aceh-tengah-siap-kawal-pemerintah</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Feri Yanto Menegaskan, KNPI Aceh Tengah Siap Kawal Pemerintah ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | TAKENGON - Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Tengah Feri Yanto menegaskan, organisasi yang dipimpinnya siap mengawal pemerintahan yang dipimpin Bupati Haili Yoga dan Wabup Mukhsin Hasan.
Hal tersebut ditegaskan Feri dalam rangkaian pelantikan di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Sabtu (18/7/2026).&nbsp;
"Kami siap mengawal bupati dan wakil Aceh Tengah dalam menjalankan visi misi," cetus Feri.
Langkah mewujudkan misi tersebut, haruslah diiringi dengan langkah kongkrit. Salah satunya adalah mempersiapkan kader.
Menurut Feri, wilayah Aceh secara umum tengah dihadapi krisis kader. "Baik itu kader-kader politik. Kedepannya, kita harus siap menggantikan para tokoh," katanya.
Feri menaruh harapan di tengah dinamika yang berkembang, khusus di Aceh Tengah, para elemen harus kompak. Karena mewujudkan cita-cita bersama tidak cukup satu-dua orang.
"Harus banyak. Dan proses sangat panjang dan lelah," katanya.
Kepada Aceh Independent, secara terpisah Feri, mengucapkan apresiasi dengan kehadiran tamu undangan dan dukungan banyak pihak dalam prosesi pelantikan. Karena dia memiliki sebuah misi sukses.&nbsp;
"KNPI selalu siap untuk menyukseskan cita-cita seluruh rakyat Aceh Tengah," cetusnya.
Prosesi Pelantikan DPD ll KNPI Kabupaten Aceh Tengah, turut dihadiri Bupati Haili Yoga dan sejumlah pejabat teras daerah setempat. Termasuk para senior organisasi tersebut.
Mengusung tema Pemuda Bersatu, Pemuda Maju, Aceh Tengah Bangkit dan Kuat, selain Pelantikan dan Rapat Kerja DPD ll KNPI Aceh Tengah berjalan sukses. Sebagai Ketua, Feri Yanto, didampingi Sekretaris Sabrianto, dan Bendahara Win Tonara Ecek, serta sejumlah bidang.&nbsp;
Ketua Panitia Pelaksana Sunardi Gustiawan, mengulas sejarah KNPI. Secara singkat adalah sebagai wadah berhimpun organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yang bersifat independen dan terbuka di Indonesia. Dideklarasikan pada 23 Juli 1973, KNPI berfungsi sebagai sarana kolaborasi pemuda lintas agama, suku, dan latar belakang untuk menyatukan aspirasi dan mendukung pembangunan nasional. ( IG ) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Feri Yanto Resmi Dilantik sebagai Ketua DPD II KNPI Aceh Tengah, Bupati Siap Dukung Program Pemuda ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-115446/feri-yanto-resmi-dilantik-sebagai-ketua-dpd-ii-knpi-aceh-tengah-bupati-siap-dukung-program-pemuda</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-18T16:03:03+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-115446/feri-yanto-resmi-dilantik-sebagai-ketua-dpd-ii-knpi-aceh-tengah-bupati-siap-dukung-program-pemuda</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Feri Yanto Resmi Dilantik sebagai Ketua DPD II KNPI Aceh Tengah, Bupati Siap Dukung Program Pemuda ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Takengon &ndash; Feri Yanto resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Aceh Tengah periode 2025&ndash;2028. Pelantikan dan pengukuhan berlangsung di Gedung Olah Seni Takengon, Sabtu (18/7/2026).
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum DPD KNPI Provinsi Aceh, H. Aulia Rahman, ST, M.Ars., IAI, setelah pembacaan Surat Keputusan Nomor: 090/KPTS/DPD KNPI/X/2026 tentang Penegasan Komposisi dan Personalia Majelis Pemuda Indonesia (MPI) dan Dewan Pengurus Daerah KNPI Kabupaten Aceh Tengah periode 2025&ndash;2028.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRA, mantan pengurus KNPI Aceh Tengah, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus DPD KNPI Provinsi Aceh.
Dalam sambutannya, Bupati Haili Yoga menyampaikan ucapan selamat kepada Feri Yanto beserta 175 pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk mendukung berbagai program kepemudaan yang dijalankan KNPIl
&ldquo;Selamat kepada Ketua dan seluruh jajaran pengurus DPD II KNPI Kabupaten Aceh Tengah yang baru dilantik. Amanah ini harus diimplementasikan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat&rdquo;, ujar Haili Yoga.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara KNPI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan. Menurutnya, KNPI harus menjadi organisasi yang hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat kegiatan seremonial.
Bupati juga mengajak KNPI mengambil peran aktif dalam berbagai agenda daerah, termasuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mendukung gerakan kebersihan lingkungan, sosialisasi bahaya narkoba, kegiatan keagamaan, hingga membantu menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Beru.
&ldquo;KNPI harus dikenal masyarakat sebagai organisasi yang mau bekerja, hadir membantu masyarakat, aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan mendukung pembangunan daerah. Kalau masyarakat sudah merasakan manfaat kehadiran KNPI, berarti organisasi ini telah berhasil menjalankan perannya&rdquo;, katanya.
Usai pelantikan, Bupati Haili Yoga secara resmi membuka Rapat Kerja DPD II KNPI Kabupaten Aceh Tengah yang dirangkaikan dengan kegiatan Sosialisasi Anti Narkoba.
Sementara itu, Ketua DPD II KNPI Aceh Tengah, Feri Yanto, menyatakan komitmennya untuk membangun organisasi yang solid, inovatif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah melalui peran aktif generasi muda.
Dengan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Feri Yanto, KNPI Aceh Tengah diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu organisasi kepemudaan sekaligus melahirkan program-program inovatif yang berdampak positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Saweu Sikula, Polres Aceh Tengah Bekali Pelajar dengan Edukasi Lalu Lintas, Anti Narkoba dan Judi On ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-115278/saweu-sikula-polres-aceh-tengah-bekali-pelajar-dengan-edukasi-lalu-lintas-anti-narkoba-dan-judi-on</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-17T16:23:12+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-115278/saweu-sikula-polres-aceh-tengah-bekali-pelajar-dengan-edukasi-lalu-lintas-anti-narkoba-dan-judi-on</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Saweu Sikula, Polres Aceh Tengah Bekali Pelajar dengan Edukasi Lalu Lintas, Anti Narkoba dan Judi Online ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Takengon &ndash; Polres Aceh Tengah melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) kembali melaksanakan program Saweu Sikula sebagai upaya membangun kesadaran hukum dan karakter generasi muda. Kali ini, kegiatan berlangsung di MA Negeri 1 Aceh Tengah, Jumat (17/7/2026), dengan memberikan edukasi tentang tertib berlalu lintas, bahaya narkotika, judi online, dan pencegahan bullying.
Materi disampaikan secara interaktif, meliputi pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak negatif judi online, serta upaya mencegah perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Selain penyampaian materi, para pemateri juga memberikan motivasi kepada para siswa agar memiliki karakter yang kuat, semangat belajar, bijak menggunakan media digital, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. melalui Kasat Binmas AKP Saudin Situmorang, S.Pd. mengatakan bahwa program Saweu Sikula merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pembinaan dan edukasi kepada pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar agar selalu tertib berlalu lintas, menjauhi narkoba, tidak terlibat judi online maupun bullying, serta mampu menjadi pelopor kebaikan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kami berharap para pelajar dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal dalam menghadapi tantangan di era digital," ujar AKP Saudin.
Ia menambahkan, Polres Aceh Tengah akan terus menggencarkan kegiatan pembinaan ke sekolah-sekolah melalui program Saweu Sikula sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta melahirkan generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan taat hukum. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Saweu Sikula, Polres Aceh Tengah Bekali Pelajar dengan Edukasi Lalu Lintas, Anti Narkoba dan Judi On ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-115279/saweu-sikula-polres-aceh-tengah-bekali-pelajar-dengan-edukasi-lalu-lintas-anti-narkoba-dan-judi-on</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-17T16:23:12+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-115279/saweu-sikula-polres-aceh-tengah-bekali-pelajar-dengan-edukasi-lalu-lintas-anti-narkoba-dan-judi-on</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Saweu Sikula, Polres Aceh Tengah Bekali Pelajar dengan Edukasi Lalu Lintas, Anti Narkoba dan Judi Online ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Takengon &ndash; Polres Aceh Tengah melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) kembali melaksanakan program Saweu Sikula sebagai upaya membangun kesadaran hukum dan karakter generasi muda. Kali ini, kegiatan berlangsung di MA Negeri 1 Aceh Tengah, Jumat (17/7/2026), dengan memberikan edukasi tentang tertib berlalu lintas, bahaya narkotika, judi online, dan pencegahan bullying.
Materi disampaikan secara interaktif, meliputi pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak negatif judi online, serta upaya mencegah perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Selain penyampaian materi, para pemateri juga memberikan motivasi kepada para siswa agar memiliki karakter yang kuat, semangat belajar, bijak menggunakan media digital, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. melalui Kasat Binmas AKP Saudin Situmorang, S.Pd. mengatakan bahwa program Saweu Sikula merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pembinaan dan edukasi kepada pelajar sebagai generasi penerus bangsa.
Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar agar selalu tertib berlalu lintas, menjauhi narkoba, tidak terlibat judi online maupun bullying, serta mampu menjadi pelopor kebaikan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Kami berharap para pelajar dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal dalam menghadapi tantangan di era digital," ujar AKP Saudin.
Ia menambahkan, Polres Aceh Tengah akan terus menggencarkan kegiatan pembinaan ke sekolah-sekolah melalui program Saweu Sikula sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta melahirkan generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan taat hukum. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Kepala SMP Negeri 2 Takengon di Laporkan ke Kejaksaan, Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dalam Program ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-115089/kepala-smp-negeri-2-takengon-di-laporkan-ke-kejaksaan-dugaan-penyalahgunaan-wewenang-dalam-program</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-16T17:09:32+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-115089/kepala-smp-negeri-2-takengon-di-laporkan-ke-kejaksaan-dugaan-penyalahgunaan-wewenang-dalam-program</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kepala SMP Negeri 2 Takengon di Laporkan ke Kejaksaan, Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dalam Program Revitalisasi ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | AcehTengah - Seorang warga Kabupaten Aceh Tengah, Suhada, resmi melaporkan Kepala SMP Negeri 2 Takengon, Salimsah, ke Kejaksaan Negeri Takengon atas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah yang bersumber dari Kementerian Pendidikan.
Laporan tersebut disampaikan Suhada pada Kamis (16/7/2026). Menurutnya, dugaan penyalahgunaan wewenang itu berkaitan dengan pergantian dirinya dari jabatan Ketua Tim Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) tanpa pemberitahuan maupun alasan yang jelas.
"Saya melaporkan Kepala SMP Negeri 2 Takengon atas dugaan penyalahgunaan wewenang," kata Suhada pada Rabu (16/7/2026).&nbsp;
Suhada menjelaskan, sebelum proyek revitalisasi dilaksanakan, dirinya telah ditunjuk sebagai Ketua Tim P2SP. Sebagai bagian dari tugas tersebut, ia mengaku mengikuti pertemuan di Jakarta yang diselenggarakan terkait program revitalisasi serta menandatangani dokumen pakta integritas di Kementerian Pendidikan.
Namun, setelah program tersebut berjalan, ia mengaku secara sepihak digantikan oleh kepala sekolah tanpa melalui mekanisme yang diketahuinya.
"Untuk program itu saya sebagai Ketua Tim P2SP sudah dirugikan. Saya berangkat ke Jakarta mengikuti pertemuan, saya juga membubuhkan tanda tangan pada dokumen pakta integritas di kementerian, tetapi dengan seenaknya kepala sekolah mengganti saya," ujarnya.
Menurut Suhada, pergantian tersebut dilakukan tanpa adanya pemberitahuan, teguran, maupun penjelasan resmi kepadanya. Ia menilai tindakan tersebut telah merugikan dirinya sekaligus bertentangan dengan prinsip tata kelola pelaksanaan program pemerintah yang seharusnya mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
Ia berharap Kejaksaan Negeri Takengon dapat menindaklanjuti laporannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Saya berharap ada keadilan untuk saya. Saya yakin Kejaksaan Negeri Takengon mampu memberikan keadilan atas dugaan kesewenang-wenangan yang dilakukan Kepala SMP Negeri 2 Takengon," ujar Suhada. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Penambang Emas Mulai Merambah di Aceh Tengah, Patroli Gabungan TNI-Polri dan Satpol PP Sisir Lokasi ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-114629/penambang-emas-mulai-merambah-di-aceh-tengah-patroli-gabungan-tni-polri-dan-satpol-pp-sisir-lokasi</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-14T17:22:36+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-114629/penambang-emas-mulai-merambah-di-aceh-tengah-patroli-gabungan-tni-polri-dan-satpol-pp-sisir-lokasi</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Penambang Emas Mulai Merambah di Aceh Tengah, Patroli Gabungan TNI-Polri dan Satpol PP Sisir Lokasi Yang Didugaan  ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ AcehNews.co id | Aceh Tengah &ndash; Polres Aceh Tengah bersama unsur TNI, Brimob, Satpol PP dan WH, Subdenpom, serta aparatur Kampung Linge menggelar patroli gabungan untuk menyisir lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan aliran Sungai Jambo Aye, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (13/7/2026).
Kegiatan yang merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufiq, S.I.K., M.H., tersebut dipimpin Kabag Ops Polres Aceh Tengah AKP Hendra Gunawan Tanjung, S.H., sebagai langkah preventif sekaligus penegasan komitmen aparat dalam mencegah praktik penambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.
Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel dan arahan (APP) untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Personel diinstruksikan mengedepankan profesionalisme, pendekatan humanis, menjaga keselamatan, memperkuat sinergi lintas instansi, serta melakukan penegakan hukum apabila ditemukan aktivitas pertambangan ilegal.
Sebanyak sekitar 80 personel gabungan kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan dua unit dump truck Polri, enam unit mobil double cabin, dan sepuluh unit sepeda motor trail. Setelah konsolidasi di Mapolsek Linge, tim melanjutkan penyisiran ke kawasan aliran Sungai Jambo Aye yang berada di perbatasan Kampung Linge, Kecamatan Linge, dengan Kampung Gerpa, Kecamatan Bintang.
Di lokasi, personel dibagi menjadi empat tim untuk menyisir sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI. Hasil patroli menemukan area yang diduga merupakan bekas normalisasi sungai pascabencana, serta kerangka gubuk dan satu selang penyedot air berwarna biru sepanjang sekitar lima meter yang diduga pernah digunakan sebagai sarana pendukung aktivitas penambangan emas.
Namun demikian, petugas tidak menemukan adanya aktivitas penambangan, pekerja, maupun alat berat yang sedang beroperasi di lokasi.
Sebagai langkah pencegahan, tim gabungan memusnahkan barang-barang temuan berupa kerangka gubuk dan selang penyedot air dengan cara dibakar serta memasang spanduk bertuliskan "Larangan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Menggunakan Alat Berat Maupun Manual" pada titik yang dinilai rawan dijadikan lokasi pertambangan ilegal.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhammad Taufiq, menegaskan bahwa kepolisian bersama seluruh instansi terkait berkomitmen menindak segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal.
"Segala bentuk kegiatan ilegal, termasuk penambangan tanpa izin, dilarang dan akan kami tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Komitmen ini kami wujudkan melalui patroli gabungan yang melibatkan Polres Aceh Tengah, Brimob, TNI, Satpol PP dan WH, serta instansi terkait lainnya untuk mencegah munculnya kembali aktivitas PETI di wilayah Aceh Tengah," tegas Kapolres.
Patroli gabungan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi aparat dalam menjaga kelestarian lingkungan, mencegah praktik pertambangan ilegal, serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Berdalih Normalisasi DAS Wih Kulus, Matrial Batu Gajah diduga di Komersilkan Oknum ke Jembatan Teupi ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-113655/berdalih-normalisasi-das-wih-kulus-matrial-batu-gajah-diduga-di-komersilkan-oknum-ke-jembatan-teupi</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-09T16:56:56+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-113655/berdalih-normalisasi-das-wih-kulus-matrial-batu-gajah-diduga-di-komersilkan-oknum-ke-jembatan-teupi</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Berdalih Normalisasi DAS Wih Kulus, Matrial Batu Gajah diduga di Komersilkan Oknum ke Jembatan Teupin Mane Bireun ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Bener Meriah - Aktivitas pengambilan material batu Gajah, batu berukuran besar di aliran Daerah Aliran Sungai (DAS) Wih Kulus, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, menjadi sorotan masyarakat. Material tersebut diduga diangkut menggunakan puluhan dump truck menuju proyek pembangunan jembatan dan pengaman sungai Teupin Mane Bireun yang berada di luar Kabupaten Bener Meriah.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun wartawan dari sejumlah narasumber di lapangan, material batu Gajah diambil menggunakan alat berat dari kawasan DAS Wih Kulus. Salah seorang narasumber, Wahyu, yang mengaku sebagai pihak yang menangani penyediaan material, menyebut batu Gajah, batu berukuran besar tersebut dipasok untuk kebutuhan salah satu proyek besar.
Menurut Wahyu, setiap dump truck bermuatan sekitar 8 kubik atau lebih. Ia juga menyebutkan biaya pengambilan batu dari lokasi sekitar Rp150 ribu per kubik, sementara sopir memperoleh ongkos angkut sekitar Rp70 ribu. harga material yang diterima dari perusahaan pelaksana mencapai sekitar Rp1.400.000 per kubik, sementara dirinya sebagai penyedia material menerima keuntungan sekitar Rp1.200.000/kubiknya.
Wahyu mengklaim kebutuhan material masih cukup besar, diperkirakan mencapai sekitar 250 dump truck lagi.
Wartawan juga memperoleh informasi bahwa sebelum dikirim ke lokasi proyek, setiap kendaraan terlebih dahulu melewati fasilitas penimbangan di wilayah Kabupaten Bireuen guna mengetahui tonase muatan.
Meski demikian, aktivitas pengambilan material dari badan sungai memunculkan pertanyaan mengenai aspek legalitas perizinan serta dampaknya terhadap kelestarian lingkungan. Sejumlah warga berharap pemerintah daerah, instansi teknis, dan aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan agar seluruh kegiatan berlangsung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Apabila material tersebut merupakan mineral bukan logam atau batuan yang dimanfaatkan untuk kepentingan proyek konstruksi, maka kegiatan pengambilan dan pengangkutannya wajib memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku sesuai peraturan perundang-undangan.
Ada atau tidaknya pelanggaran merupakan kewenangan instansi yang berwenang setelah dilakukan pemeriksaan administrasi maupun lapangan.
Sebagai dasar hukum, kegiatan pertambangan mineral dan batuan diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba). Selain itu, pemanfaatan sungai dan perlindungan lingkungan hidup juga harus memperhatikan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup beserta perubahannya, serta ketentuan teknis lain yang mengatur pemanfaatan ruang sungai dan pengambilan material pada daerah aliran sungai.
Apabila benar terdapat kegiatan pengambilan mineral batuan tanpa izin yang dipersyaratkan, maka penanganannya menjadi kewenangan aparat penegak hukum bersama instansi terkait sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Namun demikian, dugaan tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses penyelidikan, pemeriksaan dokumen perizinan, dan klarifikasi dari seluruh pihak yang berkepentingan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan pelaksana proyek, pihak pemberi kerja,Balai Wilayah Sungai, Dinas ESDM Aceh, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, maupun aparat penegak hukum masih diharapkan memberikan penjelasan resmi terkait status perizinan pengambilan material Batu Gajah, batu berukuran besar tersebut. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sosial untuk Ranayya Dhelisa, Anak yang Berjuang Melawan Sakit ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-112580/kapolres-aceh-tengah-salurkan-bantuan-sosial-untuk-ranayya-dhelisa-anak-yang-berjuang-melawan-sakit</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-03T16:09:31+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-112580/kapolres-aceh-tengah-salurkan-bantuan-sosial-untuk-ranayya-dhelisa-anak-yang-berjuang-melawan-sakit</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sosial untuk Ranayya Dhelisa, Anak yang Berjuang Melawan Sakit ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah &ndash; Kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan terus diwujudkan Polres Aceh Tengah melalui aksi nyata. Pada Jumat (3/7/2026), Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), serta Kapolsek Bebesen menyerahkan bantuan sosial kepada Ranayya Dhelisa, warga Kampung Atu Gajah, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk empati dan dukungan kepada Ranayya Dhelisa yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit Atresia Bilier (gangguan saluran empedu) yang disertai kerusakan hati. Kondisi tersebut mengharuskan Ranayya menjalani pemeriksaan dan penanganan medis lanjutan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.
Penyerahan bantuan berlangsung di kediaman keluarga Ranayya sekitar pukul 10.30 WIB. Kehadiran Kapolres Aceh Tengah beserta rombongan disambut hangat oleh keluarga, sekaligus menjadi penyemangat bagi orang tua Ranayya dalam menghadapi proses pengobatan putrinya.
Kapolres Aceh Tengah, menyampaikan bahwa bantuan sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang sedang menghadapi cobaan berat.
"Diharapkan bantuan ini dapat membantu meringankan beban biaya pengobatan serta menjadi penyemangat bagi keluarga Ranayya agar tetap kuat dan optimis dalam menjalani proses pengobatan," ujar Kapolres. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Polri Hadir Mengabdi dan Bekerj ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-112138/kapolres-aceh-tengah-pimpin-upacara-hari-bhayangkara-ke-80-tegaskan-polri-hadir-mengabdi-dan-bekerj</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-07-01T12:14:26+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-112138/kapolres-aceh-tengah-pimpin-upacara-hari-bhayangkara-ke-80-tegaskan-polri-hadir-mengabdi-dan-bekerj</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Polri Hadir Mengabdi dan Bekerja untuk Masyarakat ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah &ndash; Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting bagi Polres Aceh Tengah untuk mempertegas komitmennya dalam menghadirkan Polri yang semakin profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat. Mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", upacara peringatan yang digelar di Lapangan Apel Mako Polres Aceh Tengah, Rabu (1/7/2026).&nbsp;
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., bertindak selaku Inspektur Upacara yang diikuti Wakapolres Kompol Samsir, S.H., para pejabat utama, perwira, Sat Brimob Kompi III Batalion D Pelopor Polda Aceh, Sejumlah pengurus Bhayangkari Cabang Aceh Tengah serta personel dari seluruh satuan fungsi Polres Aceh Tengah.
Suasana khidmat mewarnai jalannya upacara sejak pembacaan Shalawat Badar, pengucapan Tribrata, penghormatan kepada pasukan, hingga menyanyikan Mars dan Hymne Polri. Seluruh rangkaian tersebut menjadi simbol tekad dan loyalitas insan Bhayangkara dalam mengemban amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolres Aceh Tengah menegaskan bahwa tema "Polri untuk Masyarakat" merupakan arah pengabdian yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Polri dituntut hadir memberikan rasa aman, pelayanan yang cepat dan berkualitas, penegakan hukum yang profesional, serta perlindungan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Hari Bhayangkara bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, dan memastikan setiap langkah pengabdian Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegas Kapolres.
Kapolres juga mengingatkan bahwa tantangan tugas kepolisian ke depan semakin kompleks seiring perkembangan situasi global, kemajuan teknologi, hingga munculnya berbagai bentuk kejahatan baru. Karena itu, seluruh personel Polri dituntut mampu bekerja secara prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan (Presisi), responsif, adaptif, serta terus meningkatkan kompetensi dalam menghadapi dinamika yang terus berkembang.
Selain itu, seluruh personel diminta menjaga disiplin, integritas, soliditas internal, serta memperkuat sinergi bersama TNI, Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Tengah.
Kapolres menegaskan bahwa kepercayaan publik merupakan modal utama institusi Polri. Oleh sebab itu, setiap anggota harus mampu memberikan pelayanan yang humanis, mengedepankan pendekatan persuasif, serta hadir sebagai solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran Hari Bhayangkara ke-80 sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, sekaligus mempererat kebersamaan dan soliditas seluruh personel.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Aceh Tengah diharapkan semakin memperkuat semangat transformasi Polri menuju institusi yang modern, profesional, unggul, dan semakin dicintai masyarakat.
Melalui semangat "Polri untuk Masyarakat", Polres Aceh Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, serta menjadi mitra yang selalu hadir bersama masyarakat dalam setiap dinamika kehidupan. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Demo di Kantor Gubernur, Mahasiswa Tagih Ketegasan DLHK Aceh dan Wasnaker terhadap Perusahaan Getah ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-111807/demo-di-kantor-gubernur-mahasiswa-tagih-ketegasan-dlhk-aceh-dan-wasnaker-terhadap-perusahaan-getah</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-06-29T19:03:20+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-111807/demo-di-kantor-gubernur-mahasiswa-tagih-ketegasan-dlhk-aceh-dan-wasnaker-terhadap-perusahaan-getah</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Demo di Kantor Gubernur, Mahasiswa Tagih Ketegasan DLHK Aceh dan Wasnaker terhadap Perusahaan Getah Pinus ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | BANDA ACEH &ndash; Aliansi Mahasiswa Pagar Lingkungan (AMPL) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Aceh, Senin (29/6/2026).
Dalam aksi tersebut, massa mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh serta Pengawas Ketenagakerjaan (Wasnaker) untuk bertindak objektif, tegas, dan transparan dalam menangani dugaan pelanggaran yang melibatkan sejumlah perusahaan pengolahan getah pinus di Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tengah.
Koordinator Lapangan AMPL, Farid Duha, menyampaikan bahwa mahasiswa menilai pemerintah perlu menunjukkan konsistensi dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum. Menurutnya, kepastian hukum penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat.
Farid menjelaskan, DLHK Aceh sebelumnya telah memasang plang penghentian operasional di PT Pinus Makmur Indonesia (PMI) dan PT Hopson Aceh Industri (HAI). Namun, berdasarkan informasi yang diterima mahasiswa dari masyarakat, aktivitas pengolahan diduga masih berlangsung pada malam hari.
Ia mengatakan dugaan tersebut telah beberapa kali disampaikan kepada DLHK Aceh. Karena itu, mahasiswa meminta pemerintah melakukan verifikasi secara menyeluruh serta mengambil langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan adanya pelanggaran. "Kalau plang penghentian operasional hanya menjadi simbol sementara aktivitas diduga masih berlangsung, publik tentu berhak mempertanyakan efektivitas pengawasan.
Kami meminta DLHK Aceh membuktikan komitmennya melalui tindakan yang tegas, objektif, dan transparan agar tidak muncul persepsi adanya pembiaran," tegas Farid.
Selain itu, Mahasiswa meminta pemerintah memastikan seluruh kegiatan operasional perusahaan telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, Farid juga mengangkat persoalan ketenagakerjaan di PT Kencana Hijau Bina Lestari (KHBL). Menurutnya, mahasiswa menerima informasi mengenai dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 30 pekerja yang perlu ditindaklanjuti oleh Pengawas Ketenagakerjaan.
"Kami meminta Pengawas Ketenagakerjaan mengusut dugaan PHK tersebut secara profesional serta memastikan hak-hak pekerja, termasuk apabila terdapat kewajiban pesangon, dipenuhi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.
Massa aksi menilai penegakan hukum yang konsisten merupakan faktor penting dalam menciptakan kepastian hukum bagi seluruh pelaku usaha. Menurut mereka, pengawasan yang efektif tidak hanya melindungi lingkungan dan masyarakat, tetapi juga memberikan kepastian bagi perusahaan yang menjalankan usahanya sesuai aturan.
Orator aksi, Amas Muda, mengatakan pemerintah perlu memperkuat fungsi pengawasan terhadap perusahaan yang diduga melakukan pelanggaran agar persoalan serupa tidak terus berulang.
"Pengawasan tidak boleh berhenti pada verifikasi semata. Pemerintah harus memastikan setiap dugaan pelanggaran ditindaklanjuti sesuai aturan agar ada kepastian hukum bagi masyarakat, pekerja, maupun pelaku usaha yang taat terhadap regulasi," ucapnya.
Amas Muda juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap tata niaga hasil hutan, termasuk dugaan penjualan getah pinus mentah ke luar Aceh yang dinilai tidak sejalan dengan kebijakan hilirisasi daerah. "Jika tata niaga tidak diawasi secara serius, maka kebijakan hilirisasi hanya akan menjadi slogan.
Pemerintah harus memastikan sumber daya alam Aceh memberikan nilai tambah bagi daerah, bukan justru keluar dalam bentuk bahan mentah," ujarnya. Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala DLHK Aceh, Dr. Ir. A. Hanan, S.P., M.M., bersama perwakilan Pengawas Ketenagakerjaan menemui massa aksi untuk memberikan penjelasan atas tuntutan yang disampaikan mahasiswa. "Kami menerima seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa.
Tim telah melakukan verifikasi lapangan dan hasilnya akan kami sampaikan kepada Sekretaris Daerah Aceh sebagai bahan untuk proses lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Kepala DLHK Aceh, A. Hanan. Sementara itu, Pengawas Ketenagakerjaan, Akmil Husen, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa dugaan PHK harus diproses sesuai prosedur yang berlaku. "Setiap dugaan PHK harus didahului dengan laporan resmi kepada Pengawas Ketenagakerjaan, Setelah laporan diterima, kami akan melakukan pemeriksaan sesuai kewenangan dan ketentuan peraturanu perundang-undangan," ujarnya.
Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan ditutup dengan penyampaian komitmen dari pihak DLHK Aceh dan Pengawas Ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan mahasiswa, meliputi dugaan pelanggaran operasional, perizinan, lingkungan, pengelolaan limbah, serta perlindungan hak-hak pekerja pada perusahaan pengolahan getah pinus di Gayo Lues dan Aceh Tengah. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Ikatan Pemuda Gayo di Banda Aceh Dukung Penuh Revisi UUPA Pemerintah Aceh Untuk Kemakmuran Aceh ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-111268/ikatan-pemuda-gayo-di-banda-aceh-dukung-penuh-revisi-uupa-pemerintah-aceh-untuk-kemakmuran-aceh</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-06-26T18:58:12+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-111268/ikatan-pemuda-gayo-di-banda-aceh-dukung-penuh-revisi-uupa-pemerintah-aceh-untuk-kemakmuran-aceh</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Ikatan Pemuda Gayo di Banda Aceh Dukung Penuh Revisi UUPA Pemerintah Aceh Untuk Kemakmuran Aceh ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Banda Aceh - Ikatan Pemuda Gayo (IPG) Banda Aceh, mendukung penuh langkah Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang tergabung dalam tim revisi Undang Undang Nomor 11 Tahun 2026 tentang pemerintah aceh.&nbsp;
Setelah dikaji bersama teman teman ikatan pemuda gayo banda aceh Ketua Ikatan Pemuda Gayo, Satria Darmawan S.Kep.CMT &nbsp;mengatakan," revisi UUPA ini sangat perlu dilakukan, untuk memperkuat posisi kewenangan aceh juga memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh dimasa yang akan datang," ucap Satria Darmawan.&nbsp;
Kelahiran UUPA melalui proses yang sangat panjang, ribuan nyawa pejuang GAM syahid di medan pertempuran antara GAM dan Pemerintah Republik indonesia pada saat konflik lalu, maka sekarang tugas kita bersama merawat damai ini dalam bingkai persatuan indonesia.&nbsp;
Jika kita cermati poin per poin utama yang dibahas dalam revisi UUPA ini terdapat, alokasi dan tata kelola Dana Otonomi Khusus, pengelolaan madrasah, Qanun dan NSPK, pengelolaan pelabuhan dan bandar udara, pengelolaan gampong, serta kewenangan migas dan minerba, juga kewenangan memberikan izin investasi dan usaha.
"satria menambahkan revisi ini menjadi konsolidasi ulang antara pemerintah aceh dan pemerintah pusat, dimana selama ini banyak poin poin UUPA yang masih paradoks dalam pengimplementasiannya. Poin ini menjadi aspirasi masyarakat aceh untu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan serta mengerjar ketertinggalan dari provinsi lainya," ujar Ketua IPG Banda Aceh.&nbsp;
Satria mendesak, lanjutnya," pemerintah pusat segera mengakomodasi berbagai poin revisi yang diajukan pemerintah aceh, poin revisi ini tidak untuk mengakanggi kewenangan pemerintah pusat terhadap aceh, poin poin revisi ini juga tidak melawan konstitusi jadi tidak ada alasan pemerintah pusat tidak menyetujuinya. Pemerintah pusat harus membuka mata untuk kesejahteraan aceh untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ "Alhamdulillah" Ada Titik Terang Terkait Perselisihan  PT Waskita dan Warga Jamur Ujung ; Ini Solusi ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-110322/alhamdulillah-ada-titik-terang-terkait-perselisihan-pt-waskita-dan-warga-jamur-ujung-ini-solusi</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-06-21T19:25:51+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-110322/alhamdulillah-ada-titik-terang-terkait-perselisihan-pt-waskita-dan-warga-jamur-ujung-ini-solusi</guid>
        <description>
            <![CDATA[ "Alhamdulillah" Ada Titik Terang Terkait Perselisihan  PT Waskita dan Warga Jamur Ujung ; Ini Solusinya.? ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Bener Meriah - Setelah sepekan terhenti pengerjaan, ahirnya pihak perwakilan dari PT Waskita, yakni Pandit, menemui sejumlah warga yang memiliki lahan tanah yang berada di desa Jamur Ujung, &nbsp;Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, pada hari Sabtu (20/06/2026).
Proses pengerjaan itu terhenti lantaran belum ada kompensasi pembayaran ganti rugi lahan tanah milik warga yang digunakan untuk pembangunan bronjong yang dikerjakan oleh PT Waskita.
Saat pertemuan itu berlangsung, pihak PT Waskita akan memberikan kompensasi terhadap penyewaan lahan tanah milik warga. Bukan dalam tahap pembebasan ganti rugi tanah.&nbsp;
"Jika proses pembayaran ganti rugi tanah kita lakukan, itu butuh proses waktu yang lama, kita lakukan musyawarah bersama dengan pemilik tanah untuk mencari solusi, yaitu dengan cara penyewaan lahan tanah.
"Ada 17 orang pemilik tanah yang telah sepakat dengan PT Waskita untuk memberikan penyewaan tanah mereka.&nbsp;
"Nominal harga kesepakatan Rp. 2.000.000 (Dua Juta Rupiah) untuk perorangan dalam penyewaan lahan tanah yang berukuran 5 &times; 25 m&sup2;."
"Insyaallah hari senin kita proses pembayaran penyewaan lahan tanah milik warga itu."
"Kita juga bermohon kepada pemilik tanah, untuk dapat mendahului pekerjaan proyek sembari menunggu proses pembayaran penyewaan lahan tanah," jelas Pandit.&nbsp;
Sementara itu, Kapala Dusun Mekar Utama, Desa Jamur Ujung, &nbsp;Musliadi &nbsp;menerangkan, kita sudah memfasilitasi mediasi antara pihak Perusahaan PT Waskita dengan para pemilik tanah.
"Alhamdulillah ada titik terangnya. Kedua belah pihak telah sepakat, para pemilik tanah menyewakan lahan tanah mereka kepada pihak PT Waskita."
"Pembayaran penyewaan tanah tersebut akan diselesaikan pada hari Senini esok."
"Dalam perjanjian secara lisan tersebut, jika pihak perusahaan PT Waskita mengingkari dari hasil kesepakatan itu, maka para pemilik tanah akan menghentikan kembali pekerjaan PT Waskita," terang Musliadi.&nbsp;
Ditempat terpisah, salah satu perwakilan dari sejumlah warga pemilik tanah, Khalidin Asa menjelaskan kepada media ini, Minggu (21/6/2026), pihak PT Waskita telah bermohon kepada kami selaku pemilik tanah, untuk pengerjaan proyek mereka dapat dilanjutkan sambil menunggu pembayaran penyewaan tanah milik kami."
"Kami pemilik tanah memberikan dispensasi pada PT Waskita hingga hari senin nanti. Jika tidak ada penyelesaiannya juga, maka kami pemilik tanah tidak akan kompromi lagi dengan pihak PT Waskita," ujar Khalidin Asa dengan nada tegas.
Seperti berita sebelumnya, sejumlah warga yang memiliki lahan tanah mereka menuntut ganti rugi atas pekerjaan pembangunan bronjong, sesuai hasil kesepakatan antara pemilik lahan tanah dengan pihak PT Waskita.&nbsp;
Warga pemilik lahan beramai ramai mendatangi lokasi pekerjaan proyek yang sedang dikerjakan oleh pihak PT Waskita, yang berada di Desa Jamur Ujung, Kecamatan Wih Pesam, &nbsp;Kabupaten Bener Meriah, pada Rabu (17/6/2026).
Kedatangan warga itu menuntut dana ganti rugi lahan tanah mereka atas pekerjaan proyek bronjong yang dibangun diatas tanah milik mereka.
Salah satu perwakilan dari pemilik lahan tanah, Khalidin Asa (68), kepada media ini menjelaskan, sebelumnya kami di panggil aparatur desa untuk menandatangani titik perbatasan tanah milik kami yang nantinya akan di bangun bronjong oleh pihak PT Waskita dan itu akan diganti rugi atas tanah kami yang terkena pembangunan bronjong. Ganti rugi itu nanti dibayar oleh pihak Pertanahan, ujarnya.&nbsp;
"Tapi setelah sebulan berlalu, pihak Pertanahan belum juga melakukan pembayaran ganti rugi tanah kami, malah kami lihat di lokasi tanah kami sudah dilakukan pengerukan oleh pihak PT Waskita, tanpa ada koordinasi dengan kami selaku pemilik tanah terlebih dahulu," jelasnya.&nbsp;
"Hari ini kami selaku pemilik lahan tanah telah memberhentikan pengoperasian alat berat ekskavator, sebelum ada keputusan jelas dari pihak PT Waskita terkait ganti rugi tanah kami."
"Kami pemilik lahan tanah ini adalah korban bencana. Rumah dan kebun kami hilang saat bencana melanda. Wajar jika kami menuntut hak kami," ungkapnya dengan nada sedih.
Sesuai yang tertuang di dalam Undang-undang (UU) Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum yang diatur berdasarkan UU No. 2 Tahun 2012 beserta aturan turunannya yaitu PP No. 19 Tahun 2021 (yang diperbarui melalui PP No. 39 Tahun 2023). Aturan ini menjamin hak warga untuk mendapatkan ganti kerugian yang layak dan adil, terang Win Switdi salah satu pemilik lahan tanah itu. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah Resmi Ditutup, Lahirkan Atlet Potensial Menuju POR ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-110310/kejuaraan-pencak-silat-piala-kapolres-aceh-tengah-resmi-ditutup-lahirkan-atlet-potensial-menuju-por</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-06-21T15:23:24+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-110310/kejuaraan-pencak-silat-piala-kapolres-aceh-tengah-resmi-ditutup-lahirkan-atlet-potensial-menuju-por</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah Resmi Ditutup, Lahirkan Atlet Potensial Menuju PORA dan PON ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah - Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 resmi ditutup pada Minggu (21/6/2026) di Gedung Olahraga (GOR) Gentala, Kampung Merah Mersa, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 19 hingga 21 Juni 2026 tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi para pesilat muda dari berbagai perguruan dan kontingen di wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.
Sebanyak ratusan atlet turut ambil bagian dalam kejuaraan yang mempertandingkan berbagai kategori tingkat SD/MI. Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh pertandingan berlangsung tertib, aman, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, serta persaudaraan yang menjadi bagian penting dalam olahraga pencak silat.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Aceh Tengah, Irmi Bukit, S.Pd.I., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut, mulai dari Polres Aceh Tengah, panitia pelaksana, wasit, juri, pelatih, hingga para orang tua atlet.
"Alhamdulillah pelaksanaan kejuaraan ini telah berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang disepakati oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kegiatan ini bukan hanya mencari juara, tetapi menjadi sarana pembinaan atlet agar memiliki mental bertanding yang baik serta karakter yang kuat," ujar Irmi Bukit.
Menurutnya, kualitas pertandingan yang ditampilkan para atlet selama tiga hari pelaksanaan tergolong sangat baik. IPSI Aceh Tengah melihat banyak atlet potensial yang memiliki peluang untuk berkembang dan bersaing pada ajang yang lebih tinggi di masa mendatang."Sangat berpotensi. Bahkan atlet-atlet dari Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues memiliki peluang untuk dipersiapkan mengikuti PORA 2027 maupun event yang lebih besar seperti PON pada masa yang akan datang," katanya.
Berdasarkan hasil perolehan medali, sejumlah perguruan dan kontingen menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Dari data panitia, Perguruan Tapak Suci Aceh Tengah menjadi salah satu perguruan yang tampil menonjol pada kejuaraan kali ini dengan raihan lima medali emas, tujuh perak, dan empat perunggu.
Sementara itu, Kontingen Bener Meriah berhasil menjadi peraih medali emas terbanyak dengan mengumpulkan 12 emas, 4 perak, dan 8 perunggu. Adapun Kontingen Gayo Lues memperoleh 3 emas, 5 perak, dan 2 perunggu.
Ketua IPSI Aceh Tengah menegaskan bahwa pembinaan terhadap atlet-atlet berprestasi akan terus dilakukan sesuai kemampuan organisasi dan dukungan berbagai pihak.
Ia juga mengapresiasi dukungan Polres Aceh Tengah yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam pembinaan olahraga pencak silat. Bahkan, berdasarkan penyampaian pihak kepolisian saat acara penutupan, kejuaraan serupa diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara pada tahun-tahun mendatang.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar atlet, pelatih, perguruan pencak silat, dan masyarakat dari berbagai daerah. Kehadiran para peserta dan dukungan masyarakat menunjukkan bahwa pencak silat masih menjadi olahraga yang diminati generasi muda serta memiliki peran penting dalam pembentukan karakter.
IPSI Aceh Tengah berharap pemerintah daerah dapat terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembinaan atlet, termasuk peningkatan sarana dan prasarana olahraga, sehingga prestasi pencak silat daerah dapat terus berkembang.
Menutup kegiatan tersebut, Irmi Bukit berpesan kepada generasi muda agar terus mencintai dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
"Jangan pernah bosan-bosan berlatih dan terus berlatih. Prestasi hanya dapat diraih melalui disiplin, kerja keras, dan semangat yang tidak mudah menyerah," pungkasnya.
Perolehan Medali Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah 2026 Tingkat SD/MI:1. Persinas Aceh Tengah: 2 emas, 1 perak, 1 perunggu.
2.Tari Guel Aceh Tengah: 3 perunggu.
3.BS Melati: 1 perunggu.
4.Kilat Barat: 2 perak, 3 perunggu.
5.Tapak Suci Aceh Tengah: 5 emas, 7 perak, 4 perunggu.
6.SMI: 2 perak, 5 perunggu.
7.Gayo Lues: 3 emas, 5 perak, 2 perunggu.
8.MP Aceh Tengah: 2 emas, 4 perak, 4 perunggu.
9.Bener Meriah: 12 emas, 4 perak, 8 perunggu.
10.Tunas Nusantara: 1 emas, 1 perak, 5 perunggu.
11.PSHT Aceh Tengah: 1 emas, 6 perunggu.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus memperkuat nilai sportivitas, persatuan, dan pelestarian budaya bangsa melalui olahraga pencak silat."harap Irmi Bukit. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Seorang Wartawan dan Masyarakat Tergerak Mengaspal Jalan Enang-e ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-110102/melihat-akses-rusak-syahrial-abadi-seorang-wartawan-dan-masyarakat-tergerak-mengaspal-jalan-enang-e</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-06-20T12:54:56+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-110102/melihat-akses-rusak-syahrial-abadi-seorang-wartawan-dan-masyarakat-tergerak-mengaspal-jalan-enang-e</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Melihat Akses Rusak, Syahrial Abadi Seorang Wartawan dan Masyarakat Tergerak Mengaspal Jalan Enang-enang ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Bener Meriah - Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat di Jalan Enang-Enang, Kabupaten Bener Meriah. Setelah berbulan-bulan mengalami kerusakan pascabencana dan dinilai belum mendapatkan penanganan yang memadai, warga bersama tokoh masyarakat setempat, Syahrial Abadi, bergotong royong melakukan perbaikan jalan yang menjadi akses penting penghubung antar wilayah.
Perbaikan yang dilakukan pada Sabtu (20/06/2026) tersebut mencakup pengaspalan jalan sepanjang sekitar 165 meter yang selama ini dikeluhkan masyarakat karena kondisinya rusak dan menyulitkan mobilitas warga maupun aktivitas perekonomian.
Menurut Syahrial Abadi, upaya perbaikan dilakukan secara swadaya dengan melibatkan masyarakat setempat. Ia mengatakan kondisi jalan yang rusak telah berdampak pada kelancaran transportasi warga, terutama setelah bencana yang menyebabkan kerusakan pada infrastruktur di kawasan tersebut.
&ldquo;Jalan alternatif yang sebelumnya dibangun untuk kebutuhan darurat saat ini terkadang sulit dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Karena itu, kami berinisiatif melakukan perbaikan secara gotong royong agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan lebih lancar,&rdquo; ujar Syahrial.
Syahrial yang dikenal sebagai mantan Mukim Pintu Rime Gayo sekaligus wartawan di Kabupaten Bener Meriah menjelaskan bahwa pendanaan kegiatan berawal dari dana pribadinya serta dukungan masyarakat yang memberikan bantuan dalam bentuk uang maupun material bangunan.
Bahkan, menurut pengakuannya, ia rela menjual sebidang tanah miliknya berukuran sekitar 25 x 25 meter untuk membantu pembiayaan pekerjaan tersebut. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang selama ini mengandalkan jalan tersebut sebagai jalur penghubung utama.
Selain menjadi akses transportasi, jalan Enang-Enang juga memiliki nilai historis bagi masyarakat setempat karena telah lama menjadi jalur penghubung antar wilayah di kawasan tersebut.
Masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut berharap pekerjaan dapat selesai dalam waktu sekitar sebulan dan direncanakan dalam lima hari jalan akan selesai dan dapat segera digunakan secara normal.
Selama proses pengerjaan berlangsung, warga tampak bergotong royong mulai dari penyediaan material, pengangkutan bahan hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Syahrial berharap semangat kebersamaan masyarakat tetap terjaga hingga seluruh pekerjaan rampung. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun bersama demi kepentingan bersama.
&ldquo;Ini bukan hanya tentang membangun jalan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Kami berharap akses ini dapat kembali mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta memperkuat hubungan antarwilayah,&rdquo; katanya.
Hingga berita ini ditulis, proses pengerjaan masih berlangsung. Perbaikan dilakukan secara swadaya masyarakat sebagai bentuk partisipasi warga dalam mendukung pemulihan akses transportasi di wilayah tersebut, sambil menunggu penanganan lebih lanjut sesuai kewenangan pemerintah terkait. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah Buka Kejuaraan Pencak Silat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Lahirnya Pendekar-Pen ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-109930/kapolres-aceh-tengah-buka-kejuaraan-pencak-silat-hut-bhayangkara-ke-80-dorong-lahirnya-pendekar-pen</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-06-19T13:29:08+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-109930/kapolres-aceh-tengah-buka-kejuaraan-pencak-silat-hut-bhayangkara-ke-80-dorong-lahirnya-pendekar-pen</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Kapolres Aceh Tengah Buka Kejuaraan Pencak Silat HUT Bhayangkara ke-80, Dorong Lahirnya Pendekar-Pendekar Muda Berprestasi ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigaapNews.co id | Takengon &ndash; Semangat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 menggema di Kabupaten Aceh Tengah. Ratusan atlet muda dan masyarakat memadati Gedung Olahraga (GOR) Gentala, Kampung Merah Mersa, Kecamatan Lut Tawar, Jumat (19/6/2026), untuk menyaksikan pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah Tahun 2026.
Kejuaraan yang diikuti sekitar 150 atlet dari berbagai daerah tersebut secara resmi dibuka oleh Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui prosesi pemukulan gong yang menandai dimulainya pertandingan. Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai pembukaan ajang yang menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung pembinaan generasi muda, membangun karakter, serta melestarikan warisan budaya bangsa melalui pencak silat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polres Aceh Tengah, perwakilan Dandim 0106 Aceh Tengah, Anggota DPRK Aceh Tengah Edi Kurniawan, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Tengah, pengurus KONI Kabupaten Aceh Tengah, tokoh pemuda, para wasit dan juri, serta para peserta dan tamu undangan lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Irmi Bukit, S.Pd.I., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya Indonesia yang mengandung nilai-nilai luhur, seperti kedisiplinan, keberanian, ketangguhan mental, sportivitas, serta semangat persaudaraan.
Menurutnya, Kejuaraan Piala Kapolres Aceh Tengah Tahun 2026 menjadi wadah strategis untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial dari tingkat SD, SMP hingga SMA, sekaligus mempererat tali persaudaraan atau Uwah Kedah di wilayah Dataran Tinggi Gayo dan sekitarnya.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Aceh Tengah beserta seluruh jajaran yang telah menginisiasi dan mendukung penuh terselenggaranya kejuaraan ini. Dukungan pemerintah daerah, IPSI, sponsor, dan seluruh panitia menjadi kunci suksesnya kegiatan ini," ujar Irmi.
Dalam sambutannya, Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar momentum mengenang perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara, tetapi juga sarana memperkuat kemitraan dan kedekatan dengan masyarakat.
"Melalui kejuaraan ini, Polres Aceh Tengah ingin terus hadir di tengah masyarakat, memberikan ruang yang positif bagi generasi muda untuk berkembang, berprestasi, serta menjauhi berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka," ungkap Kapolres.
Kapolres menambahkan bahwa pencak silat merupakan identitas budaya bangsa yang tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri, tetapi juga membentuk karakter, kehormatan, akhlak, serta jiwa sportivitas yang tinggi.
Ia pun berpesan kepada seluruh atlet agar menjadikan kejuaraan ini sebagai sarana mengukur kemampuan, memperluas pengalaman, dan memperkuat mental bertanding.
"Juara sejati bukan hanya mereka yang berhasil membawa pulang piala, tetapi mereka yang mampu mengendalikan diri, menghormati keputusan wasit, serta menghargai lawan tandingnya. Junjung tinggi sportivitas dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian," pesan Kapolres.
Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan atraktif pesilat IPSI Aceh Tengah yang menampilkan berbagai teknik serta seni bela diri tradisional khas Indonesia. Prosesi pembukaan gelanggang pencak silat dan pembacaan doa turut menambah khidmat rangkaian acara.
Melalui kejuaraan ini, Polres Aceh Tengah berharap lahir generasi pendekar muda yang tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Ajang ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi atlet-atlet berbakat untuk mengharumkan nama Aceh Tengah di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional, sekaligus memperkokoh semangat persatuan, persaudaraan, dan kebanggaan masyarakat Gayo terhadap budaya bangsa. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ Irmi Bukit Ketua IPSI: Kejuaraan Pencak Silat Momentum Menjaring Atlet Menuju PORA 2027 ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-109925/irmi-bukit-ketua-ipsi-kejuaraan-pencak-silat-momentum-menjaring-atlet-menuju-pora-2027</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-06-19T12:29:18+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-109925/irmi-bukit-ketua-ipsi-kejuaraan-pencak-silat-momentum-menjaring-atlet-menuju-pora-2027</guid>
        <description>
            <![CDATA[ Irmi Bukit Ketua IPSI: Kejuaraan Pencak Silat Momentum Menjaring Atlet Menuju PORA 2027 ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | Aceh Tengah - &nbsp;Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah Tahun 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 mendapat sambutan antusias dari para atlet dan pecinta olahraga bela diri di wilayah tengah Aceh.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Gentala, Kampung Merah Mersa, Kecamatan Lut Tawar, Jumat (19/6/2026), tersebut diikuti sebanyak 200 atlet dari tiga kabupaten, yakni Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Aceh Tengah, Irmi Bukit, S.Pd.I., M.H., mengatakan kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan dan penjaringan atlet untuk menghadapi agenda olahraga yang lebih tinggi di masa mendatang.
"Alhamdulillah perkembangan pencak silat di Aceh Tengah saat ini cukup baik. Prestasi yang diraih pada ajang PORA tahun 2025 menjadi salah satu indikator bahwa pembinaan atlet terus berjalan ke arah yang positif," ujar Irmi Bukit kepada wartawan.
Menurutnya, kejuaraan yang digelar bersama Polres Aceh Tengah tersebut menjadi bagian dari upaya persiapan atlet menuju PORA yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Aceh Jaya pada Maret 2027 mendatang.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat delapan perguruan pencak silat yang aktif melakukan pembinaan atlet di Kabupaten Aceh Tengah. Keberadaan perguruan tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet muda yang memiliki potensi untuk bersaing di tingkat daerah maupun provinsi.
Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang mengikuti kejuaraan mencapai 200 atlet. Dari jumlah tersebut, sebanyak 155 atlet berasal dari Aceh Tengah, 28 atlet dari Kabupaten Bener Meriah, dan 17 atlet dari Kabupaten Gayo Lues.
Irmi menilai tantangan utama dalam pembinaan atlet bukan terletak pada minat generasi muda, melainkan keterbatasan waktu latihan karena sebagian besar atlet masih berstatus pelajar dan mahasiswa yang harus membagi waktu antara pendidikan dan kegiatan olahraga.
Meski demikian, ia mengapresiasi semangat para atlet yang tetap konsisten berlatih dan mengikuti berbagai kejuaraan sebagai bagian dari proses peningkatan kemampuan.
Terkait dukungan terhadap pengembangan olahraga pencak silat, Irmi berharap adanya perhatian yang lebih besar dari berbagai pihak sehingga program pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi.
"Kami berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar atlet-atlet Aceh Tengah dapat mengikuti berbagai kejuaraan hingga tingkat nasional bahkan internasional," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., beserta jajaran yang telah mendukung dan memfasilitasi terselenggaranya kejuaraan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Aceh Tengah dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Harapan kami, kejuaraan seperti ini dapat terus berlanjut pada peringatan Hari Bhayangkara di tahun-tahun berikutnya sehingga menjadi agenda pembinaan atlet yang berkesinambungan," ujar Irmi.
Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi olahraga, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, sportivitas, dan semangat persaudaraan sebagai nilai luhur yang menjadi bagian dari budaya pencak silat Indonesia. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

        
    <item>
        <title>
            <![CDATA[ GMNI Aceh dan Petani Kopi Gayo Tolak Tambang di Aceh Tengah, Khawatir Ancam Lingkungan dan Masa Depa ]]>
        </title>
        <link> https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-109560/gmni-aceh-dan-petani-kopi-gayo-tolak-tambang-di-aceh-tengah-khawatir-ancam-lingkungan-dan-masa-depa</link>
        <dc:creator>
            <![CDATA[ Media siber terpercaya dan terkini di Provinsi Aceh ]]>
        </dc:creator>
        <category>
            <![CDATA[ pemprov-aceh ]]>
        </category>
        <pubDate>2026-06-17T18:26:23+07:00</pubDate>
        <guid isPermaLink="false">https://acehnews.sigapnews.co.id/pemprov-aceh/np-109560/gmni-aceh-dan-petani-kopi-gayo-tolak-tambang-di-aceh-tengah-khawatir-ancam-lingkungan-dan-masa-depa</guid>
        <description>
            <![CDATA[ GMNI Aceh dan Petani Kopi Gayo Tolak Tambang di Aceh Tengah, Khawatir Ancam Lingkungan dan Masa Depan Pertanian ]]>
        </description>
        <content:encoded>
            <![CDATA[ SigapNews.co id | ACEH - Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Aceh, Satria Darmawan, bersama sejumlah kelompok petani kopi Gayo menyatakan sikap penolakan terhadap rencana maupun aktivitas pertambangan yang berpotensi berkembang di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Tengah.
Menurut Satria, kawasan yang selama ini dikenal sebagai sentra produksi kopi Gayo memiliki karakter lingkungan yang sangat bergantung pada kelestarian hutan, ketersediaan sumber air bersih, serta keberlangsungan lahan pertanian yang menjadi penopang utama ekonomi masyarakat.
&ldquo;Mayoritas masyarakat Aceh Tengah adalah petani kopi. Sumber penghidupan mereka bergantung pada kelestarian alam, hutan, dan air. Karena itu, kami menilai setiap aktivitas yang berpotensi mengganggu keseimbangan lingkungan harus dikaji secara hati-hati dan melibatkan masyarakat secara terbuka,&rdquo; ujar Satria Darmawan, Rabu (17/06/2026).
Ia menegaskan, penolakan yang disampaikan bukan tanpa alasan. Menurutnya, berbagai kajian dan pengalaman di sejumlah daerah menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan memiliki potensi menimbulkan dampak lingkungan apabila tidak dikelola secara ketat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Satria menyebutkan, masyarakat khawatir terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan tutupan hutan, berkurangnya debit sumber air, degradasi lahan pertanian, serta dampak sosial yang dapat memengaruhi kehidupan masyarakat di sekitar kawasan yang menjadi objek eksplorasi maupun eksploitasi tambang.
&ldquo;Kami ingin memastikan bahwa sumber-sumber air yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat dan pertanian tetap terjaga. Air adalah kebutuhan pokok masyarakat, bukan hanya untuk hari ini tetapi juga untuk generasi yang akan datang,&rdquo; katanya.
Kelompok petani kopi Gayo yang turut menyuarakan aspirasi tersebut menilai keberlanjutan sektor pertanian harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan di Aceh Tengah. Selain menjadi sumber mata pencaharian ribuan keluarga, kopi Gayo juga telah menjadi identitas daerah yang dikenal hingga pasar internasional.
Mereka berharap pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, dapat mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta membuka ruang dialog yang melibatkan masyarakat sebelum mengambil keputusan terkait pengelolaan sumber daya alam.
GMNI Aceh dan perwakilan petani kopi juga mendorong agar seluruh proses perizinan dan kajian lingkungan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dengan mempertimbangkan aspek ekologis, sosial, ekonomi, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat lokal.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai tanggapan atas aspirasi penolakan yang disampaikan oleh GMNI Aceh dan kelompok petani kopi Gayo tersebut. Media ini membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. (IG) ]]>
        </content:encoded>
    </item>

    

</channel>
</rss>