Pemda Aceh Tengah Sibuk Urusan Investor Tambang, GMJ; Berharap Lebih Fokus Pemulihan Bencana Hidrom
SigapNews.co id : Jakarta - Sekumpulan Masyarakat Gayo Jakarta memprotes kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah atas agenda Rapat Audiensi dan Calon Investor Permohonan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Takengon, Jumat 08 Mei 2026.
Menurut aliansi Gayo Merdeka Jakarta, Mujahidysah mengatakan, Bupati aceh tengah tidak ada kerjaan, menawarkan tanah rakyat ke Investor Tambang.
"Kita harus observasi kedaerah-daerah yang memiliki usaha tambang. Lebih banyak negatif3 yang dirasakan Masyarakat" Ujar Jahid, Lulusan Pascasarjana Hukum Muhammadiyah Jakarta, Minggu 10 Mei 2026.
Ditengah masyarakat Aceh Tengah sedang bangkit dari pasca bencana Longsor, Bupati sibuk ketemu dengan para investor Tambang yang akan eksplorasi di Aceh Tengah.
"Jangan sampai kita meninggalkan cerita Gayo Punya Kopi, atas keberadaan perusahaan tambang yang membawa dampak lingkungan bagi masyarakat Aceh Tengah," Ujar Mujahidsyah yang biasa di saa Jahid.
Ia menuturkan lanjutnya, bahwa penanaman modal asing, di Aceh Tengah tidak banyak mendapatkan profit dana dari bagi hasil tambang.
Kondisi Kota Takengon sekarang ini belum baik-baik saja, seharusnya Pemkab Aceh Tengah lebih fokus dalam membangkitkan ekonomi masyarakat pasca musibah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang belum lama ini terjadi, Banyak kebun kopi terkena dampak dari musibah banjir longsor.
"Huntara dan Huntap pun masih banyak yang belum bisa di nikmati masyarakat Aceh Tengah. Juga Normalisasi sungai, persawahan dan akses jalan masih banyak yang belum layak di katakan selesai dalam penangannya," ungkap Mujahidsyah kepada awak media. (IG)
Editor :Say Indra G
Source : GMJ : Mujahidsyah