Merasa Dijebak Reje Kala Pegasing Aceh Tengah, istri Wartawan Buat Laporan Polisi Ke Polda

SIGAPNEWS.CO.ID | BANDA ACEH - Di Cafe Semeya depan Polda Aceh, NS Istri inisial BA kepada media ini Jum'at (20/9/24) menyampaikan karena merasa dijebak oleh oknum Reje/Kala Pegasing yang kini kasus tersebut ada banyak kejanggalan, namun dari sumber yang didapat hal tersebut menyita banyak perhatian masyarakat. Kala Pegasing termasuk sumber BA yang berinisial M yang sangat yakin kalau BA sengaja dijebak jelas inisial M kalau OTT atau tangkap Tangan kenapa Reje/kepala desa tidak ditahan bersama wartawan inisial BA.
Di Konfirmasi media ini kepada istri BA dari keterangan NS di salah satu cafe di Banda Aceh berawal dari adanya nomor telepon 08139649**** yang masuk ke Hp.BA pada tanggal 25 Agustus 2024 pukul 14:00 Wib. M langsung menyampaikan perihal harga kambing yang tidak sesuai dengan anggaran yang diplot per kambing seharga Rp. 2.900.000,- (dua juta sembilan ratus ribu rupiah), namun kambing yang diterima oleh masyarakat diperkirakan harganya per ekor sekitar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah.kebapada BA Karena BA adalah wartawan dari Mitra Mabes.
Dari semua keterangan sumber maka BA langsung mInvestigasi ke desa kala Pegasing dan juga melakukan Konfirmasi kepada Reje/kepala desa kala Pegasing sempat beberapa kali dan reje/kepala desa melontarkan bahasa menelpon pihak media dengan nada mengancam bahwa awak media atau wartawan tidak boleh masuk ke desanya dan pihak media Mitra mabes menjawab, "Saya bebas kemana saja di seluruh Indonesia kecuali saya teroris apa maksud saudara melarang melarang saya, saya media sebagai kontrol sosial masyarakat, ini namanya reje yang kurang mengerti tentang media, asik ngitung ngitung keuntungan dana desa makanya media masuk ke desanya risih dia," pungkas Budiamin alkana yang dikutip dari berita BA.
Setelah pemberitaan BA tayang di tanggal 27-08-2024, media Media Nasional Lingkar Istana sang reje/kala Pegasing melalui via WhatsApp meminta kepada BA, "Assalamualaikum bang bisa gak minta tolong dihapusin berita tu, udah di tau pak camat pun dan masyarakat pun," dan reje terus memaksa BA Menyebutkan Nominalnya
Kepada media ini BA sempat mengingatkan sang reje agar tidak seperti anak-anak karena menawarkan uang senilai Rp.2.500.000 (Dua juta lima ratus) BA merasa curiga karena itu sudah memenuhi unsur pidana.
BA dengan permintaan reje/kepala desa kala Pegasing lalu menelpon Redaksi Media Online mitra mabes atas nama RENO melalui via telpon yang sengaja direkam BA sebagai bukti kepada Reje/kepala, setelah itu BA menyampaikan prihal tentang kompensasi untuk klarifikasi hanya Rp. 500.000, reje langsung menyanggupi dan reje minta bertemu karena BA berada di Bireuen lalu reje meminta BA mengirim kan Nomor Rekening BA dan BA mengirimkan nomor Rekening kepada reje tapi reje telepon BA dengan mengatakan, "dak usah saya transfer bang kita jumpa aja sambil ngopi-ngopi.
Lalu BA menyampaikan kepada reje bahwa untuk klarifikasi berita setalah menghubungi redaksi ada kompensasi sebesar RP. 500.000. "Itu kompensasi sebagai bentuk kerja sama untuk tidak melanjutkan pemberitaan tersebut," jelas BA.
Pada Senin (29/8/9), BA berada di desa Kung kecamatan Pegasing kab. Aceh Tengah di rumah Mursid di kampung kung BA sedang memancing ikan kemudian masuk telepon dari reje kala Pegasing ingin menjumpai BA terkait kompensasi berita lalu BA meminta reje datang ke rumah Mursid di kampung kung melalui via telpon.
Read more info "Merasa Dijebak Reje Kala Pegasing Aceh Tengah, istri Wartawan Buat Laporan Polisi Ke Polda" on the next page :
Editor :Say Indra G
Source : Istri wartawan