Kehadiran Yonif TP 854/DK dan Brigif 90/YDK Dorong Perputaran Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Keamana
Kehadiran Yonif TP 854/DK dan Brigif 90/YDK Dorong Perputaran Ekonomi, Ketahanan Pangan, dan Keamanan Masyarakat Pameu
SigapNews.co id | Aceh Tengah - Kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 854/Dharma Kersaka (DK) Brigif 90/YDK di Kabupaten Aceh Tengah tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Yonif TP 854/DK Brigif 90/YDK diketahui memiliki kekuatan sekitar 1.111 personel yang terbagi dalam sembilan kompi. Selain itu, terdapat tambahan personel Brigif 90/YDK sekitar 600 orang yang turut mendukung berbagai kegiatan teritorial dan pembinaan wilayah.
Wadanyon Yonif TP 854/DK Brigif 90/YDK, Kapten Inf Wayan Wisnawa, T.T.Han., M.H.I., melalui Sersan Satu Windra Bajaupan selaku Pokko 3 Ton Morse Kompi Bantuan, menyampaikan bahwa keberadaan satuan tersebut bertujuan mendukung tugas pertahanan negara sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
"Selain menjalankan tugas pokok menjaga kedaulatan negara dan keamanan wilayah, satuan ini juga berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang dapat membantu peningkatan kesejahteraan warga," ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, salah satu bentuk dukungan yang diberikan kepada masyarakat adalah dengan mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah penugasan. Warga yang memproduksi makanan, termasuk nasi bungkus dan berbagai kebutuhan konsumsi harian, diberi kesempatan untuk memasok produk ke kantin-kantin yang berada di lingkungan kompi.
Kebijakan tersebut dinilai mampu menciptakan peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar kawasan Desa Paya Tampu, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah.
Selain itu, kata Windra, terdapat imbauan kepada seluruh prajurit agar memprioritaskan belanja kebutuhan sehari-hari di warung dan pasar tradisional yang berada di sekitar wilayah satuan. Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi lokal sehingga manfaat keberadaan satuan TNI dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar, diharapkan para pedagang kecil, petani, serta pelaku UMKM memperoleh manfaat yang lebih besar. Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat," jelasnya.
Di samping mendukung sektor ekonomi kerakyatan, keberadaan Yonif TP 854/DK Brigif 90/YDK juga diarahkan untuk membantu program ketahanan pangan melalui pendampingan dan kegiatan teritorial yang melibatkan masyarakat. Berbagai program tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian wilayah sekaligus mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Masyarakat setempat menyambut positif berbagai kegiatan yang dilakukan satuan tersebut, selain mendukung pengembangan UMKM dan penguatan ekonomi masyarakat, Yonif TP 854/DK Brigif 90/YDK juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemanusiaan. Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan adalah donor darah yang diikuti oleh para prajurit setiap tiga bulan sekali sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat serta mendukung program kemanusiaan yang dijalankan oleh Palang Merah Indonesia (PMI). Menurut Windra, partisipasi para prajurit dalam kegiatan donor darah merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara, tetapi juga dalam membantu pelayanan kemanusiaan dan kesehatan.
"Kami berharap kegiatan sosial seperti donor darah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian prajurit TNI terhadap sesama sekaligus dukungan terhadap program-program kemanusiaan yang dilaksanakan PMI," ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Yonif TP 854/DK Brigif 90/YDK berupaya terus memperkuat hubungan baik dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di wilayah binaannya.
Kehadiran personel TNI di wilayah Rusip Antara dinilai tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Dengan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan pembangunan wilayah pedesaan di Aceh Tengah dapat terus berkembang, sejalan dengan upaya menjaga stabilitas keamanan, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (IG)
Editor :Say Indra G
Source : Humas Yonif TP 854 Pameu