Usai Pernyataan Lecehkan Media Lokal, Wabup Aceh Tengah Kirim Utusan, Wartawan Tegas Tuntut Perminta
Dokumentasi Kominfo Aceh Tengah
SigapNews.co id : Aceh Tengah -
Pasca pernyataannya yang dinilai melecehkan martabat wartawan lokal saat penanganan bencana alam akhir 2025 lalu, Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, akhirnya mengutus Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Aceh Tengah Mustafa Kamal bersama Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Rahmad Hidayat untuk menjumpai perwakilan wartawan.
Pertemuan tersebut berlangsung secara informal di salah satu warung kopi di Jalan Lebe Kader, Takengon, Rabu (21/1/2026). Agenda pertemuan disebut sebagai upaya meluruskan pernyataan Wakil Bupati yang terlanjur menyinggung dan melukai perasaan insan pers, khususnya wartawan media lokal, saat kegiatan kebencanaan pada pekan pertama bencana alam melanda Aceh Tengah.
Dalam pertemuan itu, Mustafa Kamal dan Rahmad meminta agar para wartawan bersabar dan memberi waktu kepada Wakil Bupati untuk menyampaikan permintaan maaf secara resmi.
“Kami meminta waktu. Dalam sepekan ke depan akan dilakukan pertemuan dan konferensi pers sebagai bentuk klarifikasi sekaligus permintaan maaf,” ujar Mustafa Kamal didampingi Rahmad.
Namun, pernyataan tersebut belum sepenuhnya diterima oleh perwakilan wartawan. Yusra Efendi, salah satu jurnalis senior Aceh Tengah yang hadir sekaligus saksi langsung atas pernyataan Wakil Bupati, menegaskan bahwa insan pers tidak menginginkan sekadar janji atau klarifikasi tertulis.
“Kami tidak butuh janji. Yang kami tuntut adalah permintaan maaf yang sesungguhnya dan disampaikan langsung oleh Muchsin Hasan sebagai Wakil Bupati Aceh Tengah,” tegas Yusra.
Yusra Efendi mengungkapkan bahwa dirinya mendengar langsung ucapan Wakil Bupati yang menyebutkan bahwa “media lokal itu tidak sampai Toweren”, sebuah pernyataan yang dinilai merendahkan peran dan eksistensi media lokal di Aceh Tengah.
“Saat itu saya sangat geram, namun berusaha menahan diri. Pernyataan tersebut jelas melukai hati kami sebagai insan pers yang selama ini bekerja di lapangan, terutama saat bencana,” ujarnya.
Menurut Yusra, media lokal justru menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi kebencanaan kepada masyarakat, bahkan ketika wartawan nasional belum sepenuhnya hadir di lokasi terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan belum menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada insan pers Aceh Tengah. Kalangan wartawan menegaskan akan terus menunggu sikap terbuka dan tanggung jawab moral dari orang nomor dua di Kabupaten Aceh Tengah tersebut. (IG)
Editor :Say Indra G
Source : RMG