Irmi Bukit Ketua IPSI: Kejuaraan Pencak Silat Momentum Menjaring Atlet Menuju PORA 2027
SigapNews.co id | Aceh Tengah - Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah Tahun 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 mendapat sambutan antusias dari para atlet dan pecinta olahraga bela diri di wilayah tengah Aceh.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Gentala, Kampung Merah Mersa, Kecamatan Lut Tawar, Jumat (19/6/2026), tersebut diikuti sebanyak 200 atlet dari tiga kabupaten, yakni Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Cabang Aceh Tengah, Irmi Bukit, S.Pd.I., M.H., mengatakan kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan dan penjaringan atlet untuk menghadapi agenda olahraga yang lebih tinggi di masa mendatang.
"Alhamdulillah perkembangan pencak silat di Aceh Tengah saat ini cukup baik. Prestasi yang diraih pada ajang PORA tahun 2025 menjadi salah satu indikator bahwa pembinaan atlet terus berjalan ke arah yang positif," ujar Irmi Bukit kepada wartawan.
Menurutnya, kejuaraan yang digelar bersama Polres Aceh Tengah tersebut menjadi bagian dari upaya persiapan atlet menuju PORA yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Aceh Jaya pada Maret 2027 mendatang.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat delapan perguruan pencak silat yang aktif melakukan pembinaan atlet di Kabupaten Aceh Tengah. Keberadaan perguruan tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet muda yang memiliki potensi untuk bersaing di tingkat daerah maupun provinsi.
Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang mengikuti kejuaraan mencapai 200 atlet. Dari jumlah tersebut, sebanyak 155 atlet berasal dari Aceh Tengah, 28 atlet dari Kabupaten Bener Meriah, dan 17 atlet dari Kabupaten Gayo Lues.
Irmi menilai tantangan utama dalam pembinaan atlet bukan terletak pada minat generasi muda, melainkan keterbatasan waktu latihan karena sebagian besar atlet masih berstatus pelajar dan mahasiswa yang harus membagi waktu antara pendidikan dan kegiatan olahraga.
Meski demikian, ia mengapresiasi semangat para atlet yang tetap konsisten berlatih dan mengikuti berbagai kejuaraan sebagai bagian dari proses peningkatan kemampuan.
Terkait dukungan terhadap pengembangan olahraga pencak silat, Irmi berharap adanya perhatian yang lebih besar dari berbagai pihak sehingga program pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi.
"Kami berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar atlet-atlet Aceh Tengah dapat mengikuti berbagai kejuaraan hingga tingkat nasional bahkan internasional," katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., beserta jajaran yang telah mendukung dan memfasilitasi terselenggaranya kejuaraan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Aceh Tengah dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Harapan kami, kejuaraan seperti ini dapat terus berlanjut pada peringatan Hari Bhayangkara di tahun-tahun berikutnya sehingga menjadi agenda pembinaan atlet yang berkesinambungan," ujar Irmi.
Kejuaraan Pencak Silat Piala Kapolres Aceh Tengah Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi olahraga, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, sportivitas, dan semangat persaudaraan sebagai nilai luhur yang menjadi bagian dari budaya pencak silat Indonesia. (IG)
Editor :Say Indra G
Source : Humas IPSI