Mendekati Bulan Puasa, GMNI Minta DPRK dan Bupati Aceh Tengah Sewakan Hotel Untuk Pengungsi Selama R
Mendekati Bulan Puasa, GMNI Minta DPRK dan Bupati Aceh Tengah Sewakan Hotel Untuk Pengungsi Selama R
Foto kondisi korban bencana hidrometeorologi yang memperhatikan di pengungsian
SigapNews.co id | ACEH TENGAH : Setelah penanganan tanggap darurat berlangsung selama 72 hari, Pemerintah kabupaten Aceh Tengah resmi menetapkan Status Transisi Darurat Ke Pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi. Keputusan tersebut tertuang dalam keputusan Bupati Aceh Tengah Nomo 360/22/BPBD/2026, yang di tanda tangani langsung oleh Bupati Aceh Tengah.
Ini artinya Aceh Tengah sudah selangkah menuju pulih pascabencana walaupun fakta kondisi di lapangan pengungsi masih berada dalam tenda tenda yang ketika hujan datang masih trauma dan jauh dari kata layak juga ada pengungsi yang sakit sakitan.
Melihat fakta lapangan pembangunan huntara bagi korban terdampak bencana di aceh tengah sepertinya tidak rampung sebelum ramadhan walaupun dikebut kami melihat progresnya masih ada yang 30 % Itu artinya pengungsi terancam akan menjalanakan ibadah bulan suci ramadhan dalam tenda, ini sangat tidak manusiawi ungkap kader rahmat sekretaris GMNI Aceh Tengah.
Rahmat mendesak Ketua DPRK Aceh Tengah juga Bupati Aceh Tengah bersama Kalak BPBD sebagai ujung tombak percepatan rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana untuk tidak mengabaikan pengungsi yang sudah dua bulan di pengungsian, rahmat mendesak eksekutif & legeslatif untuk menyewakan mereka hotel dengan skema pemerintah kerjasama dengan pemilik hotel, agar mereka dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih baik, nyaman dan aman, pemerintah bisa saja sewa hotel perbulan untuk pengungsi sambil menunggu huntara siap, tegas rahmat
Rahmat mendesak ketua DPRK bersama Bupati untuk terus memberikan perhatian serius terhadap kondisi warga terdampak bencana, saat ini ada 8 desa yang masih belum dapat diakses secara normal.
Press release
Rahmat
Sekretaris GMNI Aceh Tengah
Editor :Say Indra G
Source : Sekretaris GMNI Aceh Tengah